Tags

,

Author : MayShawolElf

Main Cast : Kyuhyun (Super Junior), Sooyoung (SNSD)

Genre : Romance, Comedy, Family, Parental Guidance, Married Life

Length : Sequel, Stand Alone

Rating : PG-16

Anyeong…

ini aku Mayshawolelf (gag da yg nanya😛 )

ini Blogku yang baru, blogku yang lama “ffmania.wordpress.com” udach ke blokir😦 , jadi kuputuskan buat blog baru kekeke… dan FFku yang lama aku post lagi, jadi selamat membaca, yang udach baca, silakan baca lagi😀 … 

Ini Part ke2 part terakhir dari You’re My Enemy (Sooyoung vs Kyuhyun), tapi tenang masih ada kisah selanjutan dari KyuYoung Couple ini, jadi sebelumnya yang belum baca Prolog dan You’re My Enemy (Sooyoung vs Kyuhyun) baca dulu takut gag nyambung nanti.

Ini ku naikin PG-nya jadi 16, biasa Auhor yadongnya kambuh #Plakkk.

Jadi pas baca adegan yg gtuan #apaan sich thor ?? jangan terlalu dihayati, ntar bisa jadi kayak Author Yadong #Author terlalu jujur. Gag usah lama2 langsung aja ini …

Sooyoung POV

Esoknya Disekolahh—-

Entah apa yang harus aku lakukan saat bertemu Kyuhyun nanti. Aku merasa aura negative didekatku, jangan2 ini Kyuhyun, dan seperti yang aku duga dia adalah namja itu.

“KYAAA… CHOI SOOYOUNG…” Teriaknya. Hampir setiap hari aku mendengar teriakan namja ini, apa dia tidak bisa lebih halus sedikit ??? aku ini juga yeoja…

“Kenapa sich kau selalu berteriak-teriak ??? Aku tidak tuli tau, seharusnya kau itu harus lebih sopan dengan yeoja !! Jangan seenakmu sendiri.” Kataku memarahi Kyuhyun.

“Mwo ??? apa yang barusan kau katakan ??? Dan lagi apa kau yeoja ??? bukannya kau seorang monster ??” Ledeknya, yang membuat darahku naik.

“Kau mau mati Choi Kyuhyun !!!” Ucapku dengan amarah yang membara.

Ku lihat Kyuhyun mulai berancang-ancang untuk kabur.

“Kyaaaa… Choi Sooyoung, mian aku hanya bercanda, jangan kau anggap serius.” Ucapnya dengan wajah ketakutan.

Aku mencoba meraih tanganya, tetapi gagal, dia berhasil menjauh dari jangkauanku. “Kya Cho Kyuhyun, sepertinya kau sudah mulai bisa menghindar dari seranganku, tapi tenang aku tidak akan membiarkanmu kabur !!” Ucapku dengan tatapan ingin membunuh.

Dan seperti inilah kami, kulihat namja itu berancang-ancang untuk lari, begitu pula aku bersiap-siap menangkap mangsa yang akan lari dariku. Di koridor sekolah aku mengejar namja yang paling menyebalkan didunia, yups siapa lagi Cho Kyuhyun, entah berapa anak yang sudah aku tabrak, tetapi aku masih terpusat kepada namja yang berlari didepanku. Hingga akhirnya dia terpojok di koridor yang hanya ada satu jalan keluarnya. Bel tanda masuk berbunyi…

“Cihhh… sepertinya kau sudah tidak bisa lari, tamat riwayatmu Cho Kyuhyun.” Ucapku sambil mendekat ke arah namja didepanku.

“Apa kau tidak mendengar bel masuk sudah berbunyi ??? lebih baik kita teruskan saat istirahat.” Tawar Kyuhyun.

Dia kira aku akan semudah itu melepaskannya, jangan harap. Aku semakin dekat dengan Kyuhyun, dan bersiap-siap menjatuhkannya seperti biasa. Tiba-tiba tangannya menarikku, sehingga aku tidak bisa mengendalikan keseimbanganku. Tiba-tiba aku merasakn sesusatu yang lembut menyentuh bibirku. Seketika jantungku terasa berhenti. Aku mencoba melepaskan diri, tetapi dengan sigap Kyuhyun memelukku.

Kyuhyun POV

“Apa kau tidak mendengar bel masuk sudah berbunyi ??? lebih baik kita teruskan saat istirahat.” Tawar ku kepada yeoja yang menatapku dengan amarah.

Dia semakin mendekatiku, dan aku tidak tahu apa yang harus akan lakukan, aku semakin terpojok. Tetapi sebelum dia menjatuhkanku aku harus melakukan sesuatu.

Aku melihat tangannya bergerak untuk menjangkau tanganku, tetapi dengan sigap aku menarik tangannya, dan badanya yang tidak seimbang ikut tertarik. Dan bibir kami berdua menempel satu sama lain, dia mencoba melepaskan diri dari diriku, dengan sigap aku memeluk pinggangnya yang kecil, sehingga dia tidak bisa melepaskan diri dariku. Entah setan apa yang merasukiku, aku mencoba memasukkan lidahku ke mulutnya, tentu saja yeoja ini tidak membiarkannya, dan terus mencoba melepaskan diri dari pekukanku. Tetapi aku menggit bibir bawahnya, dan akhirnya dia membuka mulutnya. Ini adalah kesempatanku. Aku berhasil memasukkan lidahku kedalam mulut yeoja jakung ini, aku berhasil menyapu rongga mulutnya. Tiba2 bruk dia berhasil lepas dari pelukanku dan mendorongku jatuh.

“KYAAAA… CHO KYUHYUN APA YANG BARUSAN KAU LAKUKAN ???” Tanya Sooyoung, sambil menghantam tembok disamping kami. Aku bergidik ngeri melihat tembok yang telah di pukul Sooyoung, terdapat retakan2 di tembok itu.

“Kau memang pemegang sabuk hitam, tetapi kau tidak bisa mengalahkanku dalam hal seperti ini !!!” Ledekku, dengan senyum kemenangan.

Dia menarik kerah bajuku dan bersiap menghantamku, ‘Apa nasibku akan seperti tembok itu ???’ batinku.

Tiba-tiba ….

“HEY KALIAN BERDUA…” Teriak seseorang, suaranya begitu tak asing bagiku mungkin bagi Sooyoung juga.

“APA YANG KALIAN LAKUKAN ??? SAAT JAM PELAJARAN SEPERTI INI ???” Yupssss, tepat seperti dugaanku itu adalah suara Leeteuk Songsenim.

“Arggghhh… Mengganggu saja.” Gumam Sooyoung. “Kau masih bisa selamat hari ini, tapi aku tidak akan melepaskanmu Cho Kyuhyun !!!” Bisiknya, yang seketika membuat bulu kuduku berdiri.

“KALIAN BERDUA IKUT AKU !!!” Perintah Leeteuk Songsenim, pasti kami akan mendapat ceramah lagi.

‘tapi untungnya aku masih bisa selamat dari pukulan yeoja jakung ini.’ Batinku.

Di ruang guru…

“Sudah berapa hari ini aku tidak memarahi kalian, dan kali ini kalian benar2 kelewatan, bagaimana bisa kalian berdua bolos dari pelajaranku ???” Tanya Leeteuk Songsenim kepada kami.

Aku melirik kepada yeoja jakung di sebelahku (baca Sooyoung). Dia seperti benar2 menahan amarah, tapi ini berbeda dari biasanya, kenapa firasatku tidak baik.

“Seandainya kalian berdua tidak membawa harum nama sekolah kita, pasti aku akan …” Ucap Leeteuk Songsenim terputus. “Hufffttt… Sudah2 kalian boleh pergi, untung kalian akan segera lulus, kalau tidak aku bisa cepat tua.”

Kami berdua keluar dari ruang guru, aku harus bersiap-siap menerima amukan dari Sooyoung.

“Kyaaa… Urusan kita belum selesai…” Ucap Sooyoung yang berada di belakangku.

“Kita teruskan besok saja, arra ???.” Ucapku yang santai. Sambil meninggalkan Yeoja itu.

Sooyoung POV

“Kita teruskan besok saja, arra ???.” Ucap namja yang telah mencuri ciuman pertamaku.

“MWOOO ???” Teriaku, Cihhh~~ dia pikir aku gadis apaan ???. Namja menyebalkan itu, beranjak pergi meninggalkanku, tetapi dengan sigap aku meraih tangannya, dan BRUKK… seperti biasa, dia terkapar ditanah.

“Kyaaa… kau Choi Sooyoung.” Teriaknya, aku hanya tersenyum devil melihat namja didepanku terkapar dilantai seperi biasa.

Dirumah…

“Pria itu benar2 membuatku gila.” Gumamku membuka gerbang rumahku.

‘Ini dia rumahku, hahahaha benar2 seperti istana. Memang keluarga bisa dibilang cukup kaya, tetapi aku tidak mau, terlihat seperti orang kaya, aku selalu jalan kaki kesekolah, karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahku. Sebenarnya aku sudah disiapkan sebuah mobil pribadi, tapi aku tidak mau menggunakannya.

“Aku pulang…” Teriakku setelah membuka pintu rumahku.

“Ne… Kau sudah pulang Young-ah ???” Tanya seorang wanita, membuatku terkejut. Kenapa aku terkejut ??? aku meliahat omma, appa dan Soojin unniku sedang berkumpul. Sebenarnya ini jarang sekali terjadi, kalau tidak ada masalah yang harus dibicarakan. ‘Changkaman — kenapa perasaanku tidak enak ???’ Batinku.

“Tumben omma, appa dan unni berkumpul ???” Tanyaku penasaran. Aku sedikit curiga, sepertinya mereka akan membahas sesuatu tentang diriku, karena kulihat Seojin unni tersenyum saat melihatku. ‘apa mereka ingin bertanya masalah sekolahku ???’ batinku. Tahun ini aku akan lulus, dan mungkin mereka ingin membicarakan, masalah universitas mana yang akan aku pilih.

“Young-ah ayo cepat duduk ada yang harus kami sampaikan.” Pinta omma.

Aku menuruti perintah omma, tanpa aku ketahui apa yang akan mereka sampaikan.

“Omma waeyo ???” Tanyaku. Appaku mulai menyampaikan sesuatu.

“Kau tahu bisnis keluarga kita suduh cukup besar ???” Tanya Appaku, aku tidak mengerti, kenapa appa membicarakan masalah bisnis denganku, padahal dia tahu sendiri, aku tidak cocok terjun di dunia bisnis.

“Ne…” Jawabku singkat.

“Dan kau juga tahu yang akan meneruskan bisnis keluarga kita adalah kau dan unnimu ???.” Tanya appaku membuatku sedit kaget.

“Tapi appa !!!, appa tau sendiri kalau aku tidak cocok terjun kedunia bisnis, begitu pula Soojin unni.” Jawabku. ‘Sebenarnya apa sich yang ingin appaku bicarakan ??’ Batinku.

“Ne appa mengerti karena itu, masalah yang ingin appa bicarakan.” Ucap appa, yang membuatku semakin bingung. “Bagaimana setelah lulus kau menikah sambil kuliah ???” Tanya appa kepadaku.

“MWO ???” Teriakku kaget. “Kenapa aku ??? Lagi pula aku belum kepikiran untuk menikah. Aku masih ingin kuliah appa.” Ucapku kepada appa.

“Kau masih bisa meneruskan kuliahmu, setelah menikah. Seperti unnimu.” Timpal appa.

‘Aisshhh… apa yang harus aku katakan.’ Batinku mencari-cari alasan.

“Soojin unnikan sudah memiliki calon suami saat itu, sedangkan aku ???” Timpalku.

“Karena itu kami sudah siapkan calon untukmu Choi Sooyoung.” Sahut Soojin Unni, membuatku kaget.

“Mwo ??? Shiro…” Tolakku.

“Kami melakukan ini semua untuk kebaikanmu Young-ah.” Pinta ommaku.

“Dan ini foto namja yang akan menjadi Nampyeonmu nanti.” Ucap Soojin Unni sambil menyerahkan sebuah foto.

Aku benar2 terkejut saat mengetahui foto calon suamiku…

Kyuhyun POV

“Mwo ??? apa tidak salah, aku harus menikah, kenapa secepat ini omma appa ??” Tanyaku, kepada kedua orangtuaku. ‘Entah apa yang telah mereka rencanakan, tapi aku belum siap, aku masih ingin melanjutkan sekolahku ke universitas.’ Batinku.

“Kami juga sudah merencanakan masalah sekolahmu di Universitas. Kau bisa melanjutkan sekolah meskipun kau sudah menikahkan ???” Jawab Appaku.

“Dan lagi kami tidak memilih sembarang yeoja untukmu Kyuhyun-ah.” Tambah ommaku.

“Tapi omma…” Tolakku.

“Ini dia yeoja yang kami pilih untukmu Kyuhyun-ah. Dia satu sekolah denganmu.” Potong ommaku sambil menunjukkan sebuah foto, dimana wajah orang difoto itu sangat tidak asing bagiku.

Yupsss… tepat dugaanku aku memandangi foto yeoja yang akan menjadi istriku, dan aku tersenyum licik, ‘Sepertinya kita memang sudah di takdirkan bersama.’ Batinku sambil memandangi foto yeoja, yang bertubuh jakung ini.

“Ne appa aku menyutujui perjodohan ini.” Jawabku, kedua orangtuaku terlihat begitu bahagia mendengar jawabanku. Tetapi entah bagaimana dengan yeoja itu…

Sooyoung POV

“SHIRO…” Tolakku tegas, bagaimana tidak omma dan appa meminta agar aku menikahi Namja menyebalkan ini ???

“Wae??? Bukannya dia satu sekolah denganmu ??? Seharusnya kau mencoba untuk menemuinya dulu.” Pinta ommaku.

Ommaku terus memaksaku untuk membicarakan masalah ini dengan namja menyebalkan itu, Arggghhhh… Kenapa harus namja menyebalkan ini ??? bukannya masih ada banyak namja diluar sana ???. Apa lagi omma dan Soojin unni juga telah merencanakan sebuah pertemuan, yang akan mempertemukanku dengan keluarga namja menybalakan itu. Dasar Soojin unni pasti dia yang mengusulkan kepada omma, akukan belum bilang mau menerima perjodohan ini.

Esoknya disekolah…

‘Apa yang harus aku lakukan saat bertemu namja bernama Cho Kyuhyun ??? pasti dia juga sudah mendengar, masalah perjodohan kami dari orangtunya. Sepertinya aku harus menghindari namja itu hari ini.’ Batinku.

Saat berjalan menulusuri koridor kelas, aku menangkap wajah seorang namja yang harus aku hindari, yupsss Cho Kyuhyun, aku masih belum siap membicarakan masalah perjodohandengannya, lagi pula dia pasti sudah merencanakan sesuatu untuk mengerjaiku, karena perjodohan ini. Aku memutuskan untuk berbalik arah, dan menunggu namja itu agak menjauh dariku. Tiba-tiba…

“Kyaaaa… Sooyoung.” Panggil namja itu sebelum aku melangkahkan kakiku.

Terpaksa aku harus menghadapi namja menyebalkan ini. “Wae ???” Jawabku singkat.

“Jadi bagaimana masalah perjodohan kita ??” Tanya Kyuhyun langsung.

‘Mwoo ??? Apa yang barusan dikatakan namja menyebalkan ini ??? Bagaimana bisa dia langsung membicarakan masalah perjodohan, apa lagi ini disekolah.

“Bagaimana?? apa kau menerima perjodohon ini ??” Tambahnya.

“Kyaaa… apa kau tidak tau kita sedang berada disekolah ??? Kau mau semua orang tau masalah perjodohan kita ???” Tanyaku.

“Kenapa kita harus menutupi masalah perjodohan kita ???” Tanya Kyuhyun dengan muka in-conect.

Tentu saja aku berusa menutupi masalah perjodohan antara aku dan Kyuhyun, seandainya satu sekolah tahu, bisa jatuh pamorku, seorang Choi Sooyoung, telah dijodohkan dengan Cho Kyuhyun, musuh bebuyutannya.

“Kyaaaa… Kenapa kau tidak menjawab ???” Tanya Kyuhyun, membuyarkan lamunanku.

“Arghhh… molla, pokoknya jangan bicarakan masalah ini disekolah arasso ???” Jawabku, sambil pergi meninggalkan Kyuhyun.

Kyuhyun POV

“Arghhh… molla, pokoknya jangan bicarakan masalah ini disekolah arasso ???” Jawab yeoja yang telah dijodohkan denganku.

Yeoja itu pergi meninggalkanku, ‘tumben dia tidak menjatuhkanku, apalagi mengingat ciuman kemarin, apa dia sudah lupa ??? sepertinya tidak akan seru jika aku tidak memancing amarahnya hari ini.

Saat istirahat…

Seperti biasa kulihat Sooyoung tengah tertidur dengan pulas, dengan kepala dimeja. Sedangkan otaku mencari cara bagaimana memancing amarah Yeoja ini. Tiba2 aku teringat kejadian kemarin, bagaimana bisa aku mencium yeoja ini dengan paksa.

Sejak tadi mataku terus tertuju ke bibir tebal yeoja yang tengah tertidur didepan mataku. Entah berapa kali aku menelan ludah hanya karena memandangi bibir yeoja ini. ‘Arggghhh… kenapa sich dengan aku ini.’ Benakku.

Tiba-tiba “KYAAA… CHO KYUHYUN.” Ucap Sooyoung yang masih tertidur, dia benar2 membuatku kaget, kebiasaan saat sedang tidur Sooyoung benar2 aneh dia selalu berteriak-teriak, kadang dia juga manyanyi saat tidur.

Sekarang yeoja ini tertidur dengan posisi duduk, kulihat dia hampir terjatuh dari kursinya. Dengan sigap aku memegang pundaknya sehingga dia tidak terjatuh. Aku menarik kursi yang berada disampingku dan mensejajarkan kursi itu dengan kursi Sooyoung, aku meletakkan kepala yeoja ini di pundakku takut yeoja ini akan jatuh lagi. Entah setan apa yang merasukiku, tiba2 Chu~~ aku mendaratkan bibirku di bibirnya. Yeoja ini tidak terbangun dengan apa yang barusan aku lakukan, karena aku tahu yeoja ini tidak akan bangun, kecuali mendengar suara Leeteuk Songsenim. Aku menciumnya lumayan lama, memang tidak separah kemarin, bibir kami hanya menyentuh satu sama lain, aku tidak berani melakukan lebih takut dia terbaangun. Beberapa menit berlalu Jam tanda istirahat telah berbunyi, sehingga menyudahi ciuman kami. Sedangkan Sooyoung masih saja tertidur dengan pulass. ‘Dasar yeoja tukang tidur…’ Batinku.

Leeteuk Songsenim masuk kekelas, dan seperti biasa orang yang dia datangi pertama kali adalah Sooyoung.

“KYAAA… SOOYOUNG-SSI IRONAAAA…” Teriak Leeteuk Songsenim, Menggetarkan kaca keras.

“Ne songsaenim…” Ucap Sooyoung yang masih setengah teridur.

“Kau ini benar2 berapa kali aku bilang jangan tidur dikelas ???” Ucap Leeteuk Songsenim, kepada Sooyoung.

“Baik kita mulai pelajaran hari ini …” Perintah Leeteuk Songsenim meninggalkan Sooyoung.

…..

Author POV

“KYAAA… SOOYOUNG-SSI IRONAAAA…” Teriak Leeteuk Songsenim, Menggetarkan kaca keras.

“Ne songsenim…” Ucap Sooyoung yang masih setengah teridur.

“Kau ini benar2 berapa kali aku bilang jangan tidur dikelas ???” Ucap Leeteuk Songsenim, kepada Sooyoung.

“Baik kita mulai pelajaran hari ini …” Perintah Leeteuk Songsenim meninggalkan Sooyoung.

Sooyoung masih mencoba membangunkan dirinya sendiri. Dia memegang bibirnya, ‘Benar2 mimpi aneh.’ Batinnya.

Kyuhyun hanya tersenyum melihat tingkah Sooyoung.

Di jalan menuju rumah Sooyoung…

‘Hari ini aku benar2 mimpi aneh.’ Batin Sooyoung, dia berjalan sambil memegang bibirnya. ‘Bagaimana bisa aku bermimpi Namja menyebalkan itu menciumku lagi ??? Apa lagi mimpi ini seperti nyata. Argghhh jinja… ini semua membuatku gila.’ Tambahnya sambil menggelenggelengkan kepalanya

“Kyaaa… Choi Sooyoung !!!” Panggil seseorang yang suaranya dan auranya tidak asing bagi Sooyoung, yupsss ini dia Cho Kyuhyun.

“Wae ??” Jawab Sooyoung lesu.

‘Ada apa dengan yeoja ini ???’ Batin Kyu, “Ada yang ingin aku bicarakan masalah perjodohan kita !!!” Ucap Kyuhun menarik tangan Sooyoung ke sebuah restaurant Jjangmyun, yang tempo hari mereka datangi.

“Ahjummaaaa… 2porsi Jjangmyun.” Teriak Kyuhyun memesan Jjangmyu.

“Aku tidak nafsu makan.” Ucap Sooyoung masih lesu.

‘Aneh sekali yeoja ini, biasanya dia bisa menghabiskan 5-7 porsi sekali makan. Kenapa dia bilang tidak nafsu makan ???’ batin Kyuhyun.

“Masalah perjodohan kita, apa kau menerimanya ???” Tanya Kyuhyun, menggetkan Sooyoung.

“MWOOO ??” Teriak sooyoung kaget.

“Apa kau tidak bisa berhenti berteriak ???” Pinta Kyuhyun. “Aku sudah menerima perjodohan ini.” Tambahnya.

“NE… APA YANG BARUSAN KAU KATAKAN ???” Teriak Sooyoung membuat seisi restaurant memandang kearah mereka berdua.

“Kyaaa… sudahku turunkan suaramu !!!” bisik Kyuhyun.

“Apa kau gila, kenapa kau menerima perjodohan ini ???” Tanya Sooyoung.

“Tidak ada salahnyakan kita mencoba, selama ini kita selalu bermusuhan, sepertinya akan menyenangkan jika kita menikah.” Jawab Kyuhyun santai, tanpa memikirkan yeoja didepannya.

“Kau mau mati ya Cho Kyuhyun.” Ucap sooyoung dengan mata ingin membunuh. “AKU TIDAK AKAN PERNAH MENIKAH DENGAN NAMJA MENYEBALKAN SEPERTIMU.” Bentak Sooyoung, sekali lagi membuat semua orang memandang pasangan ini.

“Apa kau tidak merasa kasihan dengan kedua orangtuamu ???” Tanya Kyuhyun santai.

Ahjuma datang membawa 2 porsi Jjangmyun. “Kalian berdua bertengkar lagi sepertinya ???” Tanya ahjumma penjual Jjangmyun.

“Ani… ini hanya masalah kecil ahjumma.” Jawab Kyuhyun. Ahjumma penjual Jjangmyun pergi meninggalkan mereka berdua.

Sooyoung dari tadi menatapa Kyuhyun tidak percaya, “apa yang barusan kau katakan ???.”

“Iya apa kau tidak tahu, Ommamu sangat senang mendengar aku menerima perjodohan ini, bahkan ommamu juga bilang Sooyoung pasti menerima perjodohan ini.” Ucap Kyuhyun, sambil melahap Jjangmyun yang di pesannya. “Wahhh masitta… pantas kau bisa makan sampai 7 porsi.” Ucap Kyuhyun mengganti topik pembicaraan.

Brakkk… “Kyaaaa… Jangan mengganti topik.” Ucap Sooyoung sambil memukul meja.

“Kau benar2 mengganggu saja.” Ucap Kyuhyun meletakkan sumpitnya. “Jadi bagaimana kau mau menerima perjodohan ini apa tidak ???” Tanya Kyuhyun.

“Kau pasti sudah tahu jawabanku Cho Kyuhyun !!!” Jawab Sooyoung.

“Kau memang tidak kasihan dengan kedua orangtuamu ???” Tanya Kyuhyun santai.

“Kau… Jangan bawa2 kedua orangtuaku. Aku tetap tidak mau menikah dengan namja sepertimu.” Jawab Sooyoung.

“Begini saja bagaimana kalau kita bertanding, jika aku kalah aku akan menolak perjodohan kita, dan sebaliknya jika kau yang kalah kau harus menikah denganku. Othe ???” Tawar Kyuhyun.

“Apa kau fikir ini main2, Shiro …” Tolak Sooyoung.

Kyuhyun POV

“Apa kau fikir ini main2, Shiro …” Tolak Sooyoung.

Aku tahu dia adalah orang yang tidak mudah mengalah, jadi aku menawarkan pertandingan ini.

“Begitu… jadi kau sudah mengalah sebelum bertarung, aku kira Sooyoung yang aku kenal adalah orang yang tidak akan mundur sebelum bertempur.” Pancingku, Sooyoung terlihat memikirkan apa yang barusan aku katakana.

“Baiklah… Seharusnya kau mencari cara lain untuk bertanding denganku. Aku pasti menang.” Ucapnya yakin.

Aku meminta Ahjumma penjual Jjangmyun untuk menjadi juri…

“Ingat jika kau kalah kau harus menikah denganku !!!” Ucapku sebelum memulai pertandingan.

“Ne… Begitu pula sebaliknya, kalau kau kalah kau harus menjauhiku.” Ucap Sooyoung.

“Ahjumma kau mendengar apa yang barusan kami katakan ???” Tanyaku kepada Ahjumma penjual Jjangmyun.

“Ne…” Jawab Ahjmma. Ahjumma mulai member aba2 “Ini peraturan permainannya, jika salah satu diantara kalian bisa menghabiskan 10 mangkuk Jjangmyun yang paling cepat itu adalah pemenangnya, lalu jika salah satu diantara kalian memuntahkan Jjangmyun, akan dianggap kalah, meskipun lawan kalian belum menghabiskan 10 mangkuk Jjangmyunnya ara ??? baik kita mulai hana, dul, set…”

….

Sooyoung POV

Ini adalah mangkuk ke 9 yang telah aku habiskan. Ini adalah rekorku yang baru. ‘ Tinggal satu Jjangmyun lagi.’ Batinku. Ku lihat Kyuhyun baru menghabiskan 5 mangkuk Jjangmyun, Cihhh~~ apa dia bersungguh-sungguh, ingin melawanku.

Aku melihat Jjangmyunku yang ke 10, Aisshhh… aku benar2 kenyang. Aniii… tinggal 1 mangkuk lagi.

Aku mulai makan Jjangmyu ke 10 ini, kadang aku melihat Kyuhyun makan dengan santai. Dia memasukkan Jjangmyun ke dalam mulutnya, lalu melihatnya mengunyah Jjangmyunnya perlahan-lahan, di menelan Jjangmyunnya, sekaran kulihat lidahnya membersihkan sisa Jjangmyun yang menempel dibibirnya.

‘Changkaman !!! Bibir ???.’ Aku mengingat kejadian kemarin, dimana dia mencuri ciuman pertamaku, aku mencoba menelan Jjangmyun yang ada dimulutku, tetapai mengingat kejadian kemarin….

Aku mengeluarkan Jjangmyun di dari mulutku.

“PEMENANGNYA ADALAH CHO KYUHYUN.” Teriak Ahjuma penjual Jjangmmyun sambil mengangkat tangan kanan Kyuhyun.

Semua pelanggan yang dari tadi menonton pertandingan kami bertepuk tangan. Kyuhyun yang baru menghabiskan setengah mangkuk Jjangmyun ke-6-nya tersenyum menang.

Dia berdiri dan memegang tanganku, lalu membungkukkan badannya. “Maukah kau menikah denganku ???” Tanya Kyuhyun.

‘Apa dia tidak sadar dia memintaku menikah di sebuah restaurant Jjangmyun dan masih menggunakan seragam sekolah kami. Benar2 tidak Romantissss.’ Batinku.

Aku masih belum menjawab permintaanya. Kudengar suara dari pelanggan Jjangmyun berteriak “Ayolah terima saja !!!” teriak mereka.

“Benar terima saja, jangan menyia-nyikan namja setampan dia.” Tambah Ahjumma.

Karena desakan dari orang2 di restaurant, dan menjaga agar pamor seorang Sooyoung yang selalu menepati janjinya tidak jatuh. Ku paksakan tersenyum dan “Ne…” Ucapku membuat semua bertepuk tangan.

Setelah membayar semua jjangmyun yang telah kami makan. Aku tidak bisa meninggalkan Kyuhyun seperti tempo hari aku lakukan. Dia masih memegang tanganku. Saat kami keluar restaurant aku mencoba melepaskan tanganku dari tanganya.

“Aku akan mengantarmu pulang.” Ucap Kyuhun sambil menarik tanganku.

“Aku tidak mau Cho Kyuhyun.” Tolakku yang masih menoba melepaskan tanganku dari genggaman tangan Kyuhyun.

Sesampainya di depan rumahku.

“Bagaimana kau tahu dimana rumahku ???” Tanyaku curiga.

“Tentu saja akukan calon suamimu.” Ucap Kyuhyun sambil membuka gerbang rumahku.

“Kyaaa… Apa yang kau lakukan ??? sudah sampai disini saja.” Ucapku menyuruh Kyuhyun pergi.

“Shiro… Mereka sudah menunggu kita.” Ucap Kyuhun kembali menarik tanganku.

“Mwooo ??? Mereka ??? Nugu ???” Tanyaku, apa sich yang namja ini rencanakan.

Ketika memasuki rumah kulihat omma, appa dan Soojin unni berkumpul, dan siapa kedua orang setengah baya yang sedang berbincang dengan omma dan appa ??

“Omma, appa…” Panggil Kyuhyun kepada kedua orang itu.

‘Mwooo ??? omma appa ??? jangan2 mereka kedua orang tua Kyuhyun tapi apa yang dilakukan mereka dirumahku ??? jangan2…’ batinku.

Kyuhyun POV

“Omma, appa…” Panggilku, kepada kedua orangtuaku. “Annyeong hasimnikka Omoni, Aboji,

Soojin Nuna ??” Ucapku kepada keluarga Sooyoung.

“Bagaimana Young-ah, calon yang omma pilih, tampankan ???” Ucap Sooyoung omma, membuatku senang.

“Kalian berdua duduk dulu.” Perintah Sooyoung appa. “Bagaima Kyuhyun apa kau sudah membujuk Sooyoung ???” Tanya Sooyoung appa kepadaku.

“Ne Aboji, aku sudah membujuknya, tapi yeoja ini benar2 keras kepala. Tapi tetap saja aku bisa meluluhkan hatinya.” Ucapku membuat Sooyoung menatapku tajam.

“Baiklah karena Sooyoung sudah setuju dengan pernikahan ini, kami sudah membicarakan masalah pernikahan kalian akan segera dilaksanakan, setelah kelulusan kalian.” Ucap Sooyoung Appa, membuat Sooyoung lebih terkejut lagi.

“Tapi Appa aku masih ingin meneruskan sekolah ke universitas.” Potong Sooyoung.

“Tentu saja kita masih bisa meneruskan kuliah Young-ah.” Ucapku mesra.

Sooyoung terlihat seperti ingin membunuhku. Tapi aku senang karena Sooyoung tidak bisa berkutik lagi,dan dia tidak bisa menolak pernikahan kami *Evil smile.

….

>>THANKS FOR READING AND DON’T BE SILENT READER<<