Tags

,

Author : MayShawolElf

Main Cast : Kyuhyun (Super Junior), Sooyoung (SNSD)

Genre : Romance, Comedy, Family, Parental Guidance, Married Life

Length : Sequel, Stand Alone

Rating : PG-16

Hehehehe…

Lama gag nerusin nie FF, jujur sebenarnya pengen buat bagian ini NC+17, tapi author lgi gag kumat nieh yadongnya, pas lgi pas mau nulis bingung 1000 kata, gimana mulainya kekeke😀 jadi buat NCnya ntar aja, ku undur😀

Author POV

Ini adalah malam pertama buat KyuYoung couple…

Sooyoung masih belum percaya kalau dia menikah dengan musuh yang paling dia benci. Sooyoung melihat dirinya di kaca yang masih menggunakan kau pengantin. ‘Kyaaaa… kau sekarang adala nyonya Cho, Choi Sooyoung…’ Batin Sooyoung.

“Arggghhh… apa ini benar2 nyata ??? aku harap ini cuma mimpi…” Teriak Sooyoung, yang dari tidak sadar dengan kedatangan Kyuhyun.

“Tentu saja ini bukan mimpi chagiya…” ucap Kyuhyun yang berjalan kearahku.

“KYAAA… MAU APA KAU CHO KYUHYUN ???” Tanyaku, entah kenapa aku jadi takut dengan namja menyebalkan yang sekarang menjadi suamiku.

“Kitakan sudah menikah, seperti pasangan lainya, kita harus menjalankan kewajiba kita sebagai suami istri.” Jawab Kyuhyun dengan senyum evilnya.

Kyuhyun terus berjalan mendekati istrinya, Sooyoung. Sedangkan Sooyoung masih berdiri tidak percaya dengan apa yang Kyuhyun katakan.

Kyuhyun berada di depan Sooyoung dia mendekatkan wajahnya ke wajaha Sooyoung dan…. DUG… kepala Sooyoung menghantam wajah Kyuhyun.

“Arggghhh… Apo…” Teriak Kyuhyun.

“Kau mau macam-macam ya Cho Kyuhyun ???” Ucap Sooyoung dengan wajah datar. Sekarang giliran Sooyoung mendekat ke arah Kyuhyun.

“Oh My God… Kitakan baru menikah, lebih baik kita undur saja malam pertama kita.” Ucap Kyuhyun, yang sudah tahu kalau Sooyoung marah akan jadi seperti apa.

“No…no… biarkan aku yang mengambil alih malam pertama kita, sehingga kau tidak bisa melupakan malam pertama kita.” Ucap Sooyoung, dengan wajah sangarnya.

“Tidak perlu lebih baik kau istirahat sajaaa…” Ucap Kyuhyun sambil berlari ke kamar mandi. “Huufffttt… aku selamat.” Batin Kyuhyun.

Selama hampir setengah jam Kyuhyun berada di kamar mandi. Saat mau membuka pintu…

“Omooo… kenapa tidak bisa dibuka ??? Yakkkk Choi Sooyoung, kenapa kau mengunci pintu kamar mandimu ???” Teriak Kyuhyun yang masih mencoba membuka pintu kamar mandi.

“Itu hukumanmu karena kau mau macam-macam denganku, dan selamat tidur dikamar mandi.” Jawab Sooyoung evil.

Esoknya….

Pagi yang cerah di rumah keluarga Choi. Kedua pengantin baru menuju meja makan, untuk sarapan bersama. Sooyoung dengan wajah senangnya, sedangkan sang suami dengan wajah muramnya.

Di meja makan Soojin Onni menunggu kedua pengantin itu.

“Kyaaa… bagaimana malam pengantin kalian ???” Tanya Soojin Onni kepada Kyuhyun.

“Menyenangkan…” Jawab Sooyoung yang senang melihat sarapan pagi ini.

“Aku tidak bertanya padamu…” Sahut Sooji Onni.

“Ngomong-ngomong dimana omoni dan aboji ???” Tanya Kyuhyun kepada Soojin Onni.

“Mereka sedang ada urusan, ngomong-ngomong setelah ini, kalian akan ku ajah melihat apartemen baru kalian…” Ucap Soojin Onni. “Kyaaa… kau itu sudah punya suami, apa kau tidak bisa makan dengan anggun.” Teriak Soojin, melihat dongsaengnya, seperti orang yang tidak makan selama beberapa hari.

“Annyeong …..” Sapa Ahra Onni, yang baru datang. “Kalian masih sarapan ??? Ngomong-ngomong bagaimana malam pertama kalian ???” Tanya Ahra Onni kepada Sooyoung.

“Yachh… begitulah.” Jawab Sooyoung santai, tanpa memperdulikan Kyuhyun.

Kyuhyun POV

Arghhhh… kemarin malam benar2 menyebalkan, semua tidak sesuai dengan rencanaku sebelumnya. Bagaimana bisa saat malam pertama seorang pengantin wanita mengunci penganti prianya di kamar mandi. Benar-benar menyebalakan. Batinku menuruni tangga menuju meja makan.

Di meja makan Soojin Noona sedang menanti kami.

“Kyaaa… bagaimana malam pengantin kalian ???” Tanya Soojin Noona kepadaku. Sebelum aku menjawab tiba-tiba Sooyoung menyambar duluan “Menyenangkan…” Jawab Sooyoung yang senang melihat sarapan pagi ini.

“Aku tidak bertanya padamu…” Sahut Soojin Onni.

Menyenangkan bagaimana, bagiku benar2 menyebalkan, bagiku itu pertama kalinya aku dikurung dikamar mandi selama hampir 10jam. Argghhh… napeun yeoja kau Choi Sooyoung. Batinku.

“Ngomong-ngomong dimana omoni dan aboji ???” Tanyaku kepada Soojin Noona. Karena dari tadi aku tidak melihat 2 orangtua Sooyoung.

“Mereka sedang ada urusan, ngomong-ngomong setelah ini, kalian akan ku ajah melihat apartemen baru kalian…” Terang Soojin Noona. “Kyaaa… kau itu sudah punya suami, apa kau tidak bisa makan dengan anggun.” Teriak Soojin, melihat dongsaengnya, seperti orang yang tidak makan selama beberapa hari.

“Annyeong …..” Sapa Ahra Onni, yang baru datang. “Kalian masih sarapan ??? Ngomong-ngomong bagaimana malam pertama kalian ???” Tanya Ahra Onni kepada Sooyoung.

“Yachh… begitulah.” Jawab Sooyoung santai, tanpa memperdulikanku. ‘Awas Kau Choi Sooyoung !!!’ Batinku.

Hari ini aku, Sooyong, dan kedua Noona akan melihat apartemen baru. Setibanya di Apartemen baru kami, aku melihat-lihat ruangannya.

Ternyata kedua orang tuaku dan orang tua Sooyoung begitu baik, semua perabotan sudah ada, jadi kami tinggal menempati apartemen ini saja.

“Onni kenapa hanya ada 1 kamar tidur ???” Tanya Sooyoung kepada soojin Noona.

“Kyaaa… kau kira kau dan Kyuhyun itu siapa, kalian itu, sudah menikah. lagi pula untuk apa punya banyak kamar. Apa kau berniat ingin cepat-cepat membuatkan keponakan untukku ???” Jawab Soojin Onni membuatku tertawa.

“Jangan tertawa kau !!!” Teriak Sooyoung

Pletakk… “Kau… ini, dia itu suamimu, bagaimana bisa kau berteriak kepadanya” Ucap Soojin Noona memarahi Sooyoung.

“Sepertinya semua perabotan rumah sudah lengkap, ayo Soojin kita harus membiarkan kedua pengantin baru ini berdua, dan juga aku da Soojin sudah menyiapkan sesuatu yang akan mengejutkan kalian berdua.” Tambah Ahra Noona.

Akhirnya kedua Noona-noonaku itu pergi, sekarang tinggal aku dan Sooyoung, sepertinya ini waktunya untuk balas dendam, batinku.

“Yaaa… Cho Kyuhyun aku lapar !!!” Teriak Sooyoung, dia pikir aku pembantunya apa, batinku.

“Kau masak saja sana, lagi pula dikulkas banyak bahan makanan.” Jawabku sambil menyalakan TV.

“Aku tidak bisa masaka tau !!!” Ucap Sooyoung mematikan TV.

“Arggghhh… kau ini mengganggu saja.” Ucapku menuju dapur.

Yeoja itu benar-benar membuatku kesal sejak kemarin, apa sich yang membutku suka dengan yeoja seprti itu. Aku Cho Kyuhyun yang tampan ini, menyukai Yeoja seperti Choi Sooyoung, benar-benar. Gumamku sendirian didapur.

“Inii… bagaiman bisa kau tadi sarapan segitu banyak, dan sekarang sudah lapar ??? dan juga kau harus belajar memasak…” Omelku

“Cuma ini ??” Teriak Sooyoung melihat mie instan yangku buat. “Omoooo… apa ini, kenapa mienya seperti ini ??? Berapa liter air yang kau masukan Cho Kyuhyun.” Ucap Sooyoung mengomentari mie yang dibuat Kyuhyun.

“Kalau kau mau kau masak saja sendiri saja.” Ucapku santai.

“Ya sudah…” Jawabnya.

Kulihat Sooyoung makan begitu lahap, padahal mie yang aku buat penuh dengan air sungai Han, tapi itulah yang aku suka dari yeoja ini dia benar-benar manis kalau makan seperti itu, seperti anak kecil saja. Bagaimana bisa aku menyukai yeoja ini karena cara makanya. Benar-benar…

“Kenapa kau mau ???” Tawar Sooyoung kepadaku. “Buka mulutmu !!! Aaaaa….” Tambah sooyoung menyodorkan mie kemulutku. Aku membuka mulutku dan memakan mie yang dia sodorkan ke mulutku. “Kau benar-benar anak baik.” Ucapnya.

“Kenapa kau jadi baik kepadaku ???” Tanyaku curiga, padahal dari tadi dia marah2 terus, pasti ada maksud tersebunyi.

“Anio… sebagai istri yang baik aku harus melayani suamiku tercinta inikan ???” Jawab Sooyoung membuatku semakin curiga.

“Apa maumu ??? kau lebih menakutkan kalau kau berpura-pura manis seperti itu.” Ucapku sedikit aneh melihat Sooyoung bersikap manis seperti itu.

“Hehehehe… itu… kamar diapartemen inikan hanya ada satu, jadi kau maukan tidur di sofa ???” Pinta Sooyoung kepadaku.

“Cih~~ kau kenapa aku harus tidur di sofa, lagi pula kitakan suami istri ???” Tanyaku.

“Ayolahhhh…” Rengek Sooyoung.

Sooyoung terus-terusan merengek kepadaku selama beberapa jam . Dan jawabanku tetap sama “tidak”. Akhirnya setelah beberapa jam dia menyerah, entah kemana dia pergi dia tidak pamit, jangan-jangan dia marah kepadaku ??? …

Hari ini aku melihat sisi diri Sooyoung yang lain, biasanya dia marah-marah, tapi hari ini dia menunjukkan sisi manisnya. Sepertinya kau harus berkonsultasi kepada Soojin Noona.

“Kyaaaa… kenapa kau menelponku ??? seharusnya kau bersama Sooyoung.” Ucap Soojin Noona kepadaku.

“Anio… Noona taukan kalau kami sebenarnya tidak cukup dekat, jadi tolong ceritakan seperti apa dongsaengmu itu.” Pintaku kepada Soojin Noona.

“Baik, tapi kau harus berjanji sesuatu kepadaku !!!” Ucap Soojin Noona membuatku bingung.

“Mwo ???”

“Buatkan aku keponakan segera arasso ???” Jawab Soojin Noona, membuatku heran.

“Annyeong… apa aku terlambat…” Sapa Noonaku yang tiba-tiba datang.

“Untuk apa kau kesini, akukan tidak mengundangmu.” Ucapku melihat kedatangan Ahra Noona.

“Noonamu akan membantu kita…” Ucap Soojin Noona.

“Terserah saja, pokoknya aku ingin tahu semua tentang Sooyoung.” Ucapku.

Setelah satu jam bersama kedua Noona-noonaku aku kembali keapartemen. Di dalam mobil aku mengingat apa yang tadi Soojin Noona katakana.

“Sooyoung itu tidak mudah untuk diajak bergaul, lebih tepatnya dia itu, orang yang harus memahami lebih dalam orang-orang yang berada didekatnya. Kalau dia merasa nyaman dengan seseorang dia akan sering mengeluarkan aegyo tanpa ia sadari. Dan dia akan lebih terbuka dengan orang itu.” Kata-kata Soojin Noona memang benar, yeoja tidak pernah dekat dengan siapapun, saat istirahat dia hanya tidur dikelas.

Aku sampai di apartemenku, saat memarkir mobil kulihat yeoja tinggi berambut pendek dan menggunakan pakaian yang feminim. Yeppoona… andai saja Sooyoung seperti itu, batinku.

Aku menunggu lift terbuka, sepertinya yeoja tadi tetangga rumahku, karena kulihat liftnya berhenti di lantai yang sama denganku. Aku menuju apartemenku, apa Sooyoung sudah pulang ya ??? Batinku.

Aku membuka pintu apartemenku, sepertinya Sooyoung belum pulang. Aku menuju kamarku, bukanya dia seseorang yang kulihat saat memarkir mobil tadi ??? tapi kenapa dia ada disini, batinku.

Yeoja itu terlihat sibuk dengan sesuatu yang dia pegang. “Omooo…” Teriakku ketika melihat yeoja itu berbalik. Aku terkejut melihat penampilan yeoja yang berada didepanku, apa benar yeoja itu Choi Sooyoung yang aku kenal ???

“Wae ??? kenapa kau mengendap-ngendap dirumah sendiri ????” Tanya Sooyoung melihat tingkah anehku.

“Kenapa kau memotong rambutmu ??? Padahal aku suka model rambutmu yang dulu.” Jawabku, Apa benar dia Sooyoung, kenapa dia bisa berubah menjadi yeoja yang feminism seperti ini, batinku.  Sooyoung terlihat sedang menyiapkan sesuatu. “Apa kau memasak ???” Tanyaku.

“Aniooo… aku baru saja membeli makan malam, ini dia…” Jawab Sooyoung, menunjukkan kimchi didepanku.

“Kyaaaa… kenapa kau beli begitu banyak sekali ??? Aku tidak suka sayuran tahu.” Tolakku melihat kimchi sebanyak itu.

“Ya sudah kalau kau tidak mau, kenapa kau banyak sekali protes sich ???” Ucap Sooyoung membuatkusedikit kesal.

Sooyoung POV

Setelah bertengkar dengan Kyuhyun, masalah kamar. Aku memutuskan untuk keluar rumah, dari pada suasana menjadi lebih buruk. Lagi pula Kyuhyun itu benar-benar keras kepala, kenapa sich dia tidak mengalah kepadaku, benar-benar bikin naik darah, gumamku.

“Kyaaaa… Choi Sooyoung saatnya kita mengisi perutmu yang sedang kelaparan.” Ucapku sendirian. “Ini semua gara-gara Kyuhyun, yang tidam bisa memasak, memasak mie saja, menjadi bubur.” Tambahku.

Setelah mengisi perut dengan beberapa makanan. Aku berniat untuk belanja, karena setelah ini aku akan masuk universitas, aku akan mengubah penampilanku.

Aku ingin menujukkan kepada suamiku yang menyebalkan, bahwa aku bisa menjadi yeoja yang anggun. Aku memotong rambutku yang panjang dan indah, dan juga membeli beberapa pakaian yang menurutku feminim.

Kulihat jam ditanganku, menunjukkan jam 5 sore, baru pertama kali aku belanja selama ini, sendirian pula, biasanya aku pergi dengan Soojin Onni, dan jarang keluar rumah, kecuali untuk mengisi perutku.

Sesampainya di apartemen, kulihat Kyuhyun tidak ada, keluar kemana namja itu ???, batinku.

Aku menghangatkan Kimchi yang aku beli tadi, ini gara-gara aku ada Kyuhyun sama-sama tidak bisa memasak. Ku dengar pintu terbuka, sepertinya namja itu sudah pulang.

Aku merasa seseorang mengendap-ngendap di belakangku, aku membalikkan badanku, ternyata orang itu adalah Cho Kyuhyun. Saat aku membalikkan badanku, dia seperti melihat hantu saja. “Wae ??? kenapa kau mengendap-ngendap dirumah sendiri ????” Tanyaku melihat tingkah laku aneh Kyuhyun.

“Kenapa kau memotong rambutmu ??? Padahal aku suka model rambutmu yang dulu.” Tanya Kyuhyun meliaht penampilan baruku. “Apa kau memasak ???” Tanyaku.

“Aniooo… aku baru saja membeli makan malam, ini dia…” Jawabku menunjukkan Kyuhyun semanggkuk Kimichi yang tadi aku beli.

“Kyaaaa… kenapa kau beli begitu banyak sekali ??? Aku tidak suka sayuran tahu.” Tolak Kyuhyun meliahat Kimci yang aku beli.

“Ya sudah kalau kau tidak mau, kenapa kau banyak sekali protes sich ???” Ucapku membuat Kyuhyun sedikit kesal.

Ding-dong, suara bel rumah berbunyi, Kyuhyun membuka pintu apartemen. Dibalik pintu itu adalah kedua Onniku, Ahra Onni dan Soojin Onni.

“Anyeonggg…. Apa kedatangan kami mengganggu ???” Tanya Soojin Onni kepada Kyuhyun.

“Untuk apa Noona kesini ???” Tanya Kyuhyun kepada Ahra Onni dan Soojin Onni.

“Aku tahu kalau kalian berdua tidak bisa memasak jadi aku dan Soojin membawa makanan untuk kalian berdua.” Jawab Soojin Onni.

“Oh ya ngomong-ngomong dimana Sooyoung ??” Tanya Ahra Onni.

“Ne… Onni.” Jawabku, mendengar seseorang memanggil namaku aku langsung menampakkan diriku.

“Young-ah… kau memotong rambutmu ??? dank kau sekarang memakai rok ???” Tanya Soojin Onni yang terkejut melihat penampilan baruku.

“Apa yang telah kau lakukan sehinga Sooyoung berubah secepat ini Kyuhyun-ah ???” Tanya Ahra Onni kepada Kyuhyun.

“Mwooo ??? Yahhh… Noona pikir saja sendiri.” Jawab Kyuhyun dengan senyum evilnya.

“Ohhhh… sepertinya kita harus segera pulang Ahra !!!” Ucap Soojin Onni kepada Ahra Onni.

Mereka berdua langsung pulang begitu saja. Tapi tidak apa-apa mereka membawakan banyak makanan kekekeke….

Aku dan Kyuhyun siap menyantap makanan yang dibawa kedua Onni. “Ayooo… Kita makann !!!” Ucapku senang.

“Aigooo… Kau ini dasar tukang makan, Choi Sooyoung.” Gumam Kyuhyun, tetapi aku tidak memperdulikannya, selama ada makanan didepanku aku tidak akan memperdulikan orang lain😛.

“Ngomong-ngomong, aku lebih suka saat rambutmu panjang seperti dulu.” Ucap Kyuhyun yang seperti tidak selera makan.

“Itukan urusanmu.” Ucapku santai.

Kami berdua menghabiskan semua makanan. Ku lihat Kyuhyun akan meninggalkan meja makan. “Kyaaaa… kau mau kemana ??? kau harus membantuku mencuci piring2 ini.” Ucapku kepada Kyuhyun.

“Awww… perutku sakit, aku harus ke toilet dulu…” Ucap Kyuhyun sambil meninggalkanku.

“KYAAAA… CHO KYUHYUN…” Teriakku, tetapi tidak namja itu tidak memedulikanku.

Setelah membersihkan semua piring, aku menuju kamarku. Ku lihat Kyuhyun sedang duduk serius menatap laptopnya. Yupsss… namja itu sedang serius bermain game. Dari pada mengganggunya aku lebih baik mandi.

Ku dengar suara teriakan Kyuhyun dari kamar mandi. “Mati kau … mati kau …” menakutkan, batinku.

Setelah selesai mandi sekarang kulihat Kyuhyun, di tempat tidur, dan sekarang dia asik dengan PSP ditangannya.

“Kyaaaa… kau ini kalau bermain game jangan dikamar, berisik aku mau tidur.” Usirku, akhirnya aku mendapat alas an untuk mengusir Kyuhyun dari kamar.

“Kau ini berisik, kau tidar saja lagi pula aku tidak akan berisik. Dan kenapa Ahra Noona dan Soojin Noona, memberikita tempat tidur berukuran king size ini sich ???” Omel Kyuhyun yang masih fokus dengan PSP di tanganya.

Bagaimana ini, kalau saat aku tidur Kyuhyun macam-macam bisa gawat aku.

“Young-ah… ku dengar dari Soojin Noona kau punya kebiasaan tidur yang buruk ??” Tanya Kyuhyun membuatku terkejut. “Dulu saat kau tidur pas jam istirahat, kau juga selalu mengigau dan bicara saat tidur.” Tambahnya dengan evil smilenya.

“Argghhh… diam kau, iya aku memang punya kebiasaan buruk saat tidur, paling parah aku bisa menendang orang hingga jatuh dari tempat tidur. kau puas !!!” Teriakku kepada namja menyebalkan, yang dari tadi asik bermain dengan PSPnya.

“Yessss… akhirnya…” Ucap Kyuhyun, setelah selesai memenangkan gamenya. “Ayo kita tidur chagiya !!!” Ajak Kyuhyun, membuatku ingin memukul namaja menyebalkan ini.

“Bukannya aku sudah bilang aku bunya kebiasaan buruk saat tidur ???” Tegasku, berharap Kyuhyun membiarkanku menggunakan kamar ini se dirian.

“Kau tidak tanya aku, apa aku juga punya kebiasaan buruk ???” Tanya Kyuhyun, membuatku bingung. “Sebenarnya kebiasaan tidurku itu, membuat suara-suara kecil, kadang aku juga membuat pulau Jeju, hehehehe…” Tambahnya.

Kyuhyun menarik tanganku, hingga aku terjatuh di kasur, sekarang posisiku berada di bawah tubuk Kyuhyun.

“Mau apa kau Cho Kyuhyun ??” Tanyaku melihat Kyuhyun yang senyam-senyum sendiri.

“Aigooo… Uri Sooyoung-ah nomu yeppona ^.^ bagaimana kalau kita meneruskan malam pertama kita yang tertunda ??? ” Ucap Kyuhun, dan sekarang dia mulai mendekatkan wajahnya.

Namja ini benar-benar membuatku kesal, Brukkk… kau memukul perutnya. Yang seketika membuatku Kyuhyun berdiri dari tubuhku “Awwww… kenapa kau memukulku ???” Teriak Kyuhyun kesakitan.

“Kalau kau macam2 aku akan membuatmu babak belur Cho Kyuhyu.” Teriakku.

“Choi Sooyoung… kau itu sudah menjadi istriku, apa aku salah melakukan hal seperti itu kepadamu ???” Teriak Kyuhun, membuatku terkejut.

Sepertinya Kyuhyun benar-benar marah kepadaku. Setelah itu kami tidur, aku memberi batas guling agar Kyuhyun tidak macam-macam kepadaku, aku terus memikirkan perkataan Kyuhyun “Choi Sooyoung… kau itu sudah menjadi istriku, apa aku salah melakukan hal seperti itu kepadamu ???” kata-kata itu masih terngiang ditelingaku.

Aku mulai memejamkan mataku, tetapi aku terkejut dengan suara dengkuran yang dibuat Cho Kyuhyun. Aku tidak berani membangunkan Kyuhyun, bisa-bisa dia marah dan melakukan hal-hal aneh seperti tadi.

Hampir semalaman aku tidak tidur gara-gara suara dengkuran Kyuhyun yang sangat keras itu. Kulihat jam menunjukkan jam 6. Benar-benar ini pertama kalinya aku begadang selama hidupku. Kilihat Kyuhyun masih tertidur pulas, Cihhh~~ benar-benar, sepertinya nanti malam aku harus menyumpal mulut namja ini, batniku.

Aku mencoba berdiri, kurasakan badanku pegal semua karena semalam tidur dalam posisi miring terus. Tiba-tiba Kyuhyun menarik tanganku, hingga aku terjatuh tepat di samping Kyuhyun. Entah kapan namja ini memindah guling pembatas, sekarang wajah kami berhadapan satu sama lain. Kulihat Kyuhyun masih menutup matanya

“Kyaaaa… jangan pura-pura tidur kau !!!” Ucapku kepada Kyuhyun.

“Wae ??? apa kau tahu aku sangat ingin melihat wajahmu setelah bangun tidur.” Ucap Kyuhyun dalam keadaan mata tertutup.

Aku mencoba bangun, tetapi tangan Kyuhyun menghalangiku. “Kyaaaa… Cho Kyuhyun singkirkan tanganmu !!!” Perintahku, tetapi namja ini tidak meresponya. “Kyaaa… Cho…” Kata-kataku terhenti karena sesuatu membungkam bibirku.

“Morning Kiss…” Ucapnya setelah mencuri ciumanku dipagi buta. aku masih shock dengan apa yang Kyuhyun lakukan, kulihat Kyuhyun bangun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.

“Kau mau cari gara-gara ya Cho Kyuhyun…” Teriakku tetapi tidak di gubrisnya.

__TBC__

 

>>THANKS FOR READING AND DON’T BE SILENT READER<<