Tags

, , ,

Author : Mayshawolelf

Cast : Minho (SHINee), Yuri (SNSD)

Suport Cast : SHINee Member

Genre : Romance, Comedy, Family

Length : Sequel

Rating : PG-15

Sumary : “Mulai sekarang aku tidak akan memanggilmu Noona, Arasooo Yuri-ya !!!”

Minho POV

Aku membuka mataku, kurasakan kepalaku sangat sakit. Kulihat Taemin sedang mengamatiku. “Dimana ini ???” Tanyaku kepada Taemin .

“Di kamar Key Hyung.” Jawab Taemin. “Sepertinya kau sudah baikan Hyung.” Tambah Taemin.

Terdengar suara rebut dari luar kamar Key. Tiba-tiba Key masuk dengan muka marah. “Minho-ya kau sudah sadar ??? kau baik-baik sajakan ???” Tanya Key yang panik.

“Minho Hyung baik-baik saja Hyung, kau tidak perlu sekawatir itu !!!” Ucap Taemin menenangkan Key.

“Yaaa… Choi Minho, kau baik-baik saja ???” Tanya Yuri yang baru saja masuk kekamar Key.

“Ini semua salahmu bagaimana bisa, kau mengajak Minho ke tempat seperti itu ???” Bentak Key kepada Noonanya. Jujur ini pertama kali aku melihat Key semarah itu, sejak aku kenal dengannya.

“Key… Ini bukan salah Noonamu, aku kawatir kalau ada sesuatu yang terja dengan Noonamu, jadi aku memaksa untuk ikut.” terangkuku mencoba menenangkan Key.

“Kenapa kau membela yeoja menyebalkan ini ???” Tanya Key kepadaku. Matanya menatap tajam kearahku. Key meninggalkan kamarnya dan menutup pintu kamarnya dengan keras.

Kurasakan kepalaku masih berat, kulihat Taemin hanya bengong melihat apa yang terjadi barusan. “Wuahhhh… Daebak… Key Hyung marah.” Ucap Taemin polos . Kulihat Yuri melihat kearah Taemin dengan tatapan mematikannya. Sedangkan Taemin langsung menunjukan wajah inconnectnya.

“Ngomong-ngomong apa yang terjadi kemarin ???” Tanyaku, yang aku ingat hanya kejadian setelah mencium Yuri, lalu aku memeluknya dan… Arghhh… aku lupa segalanya.

“Wuahhhh… kau benar2 lupa Hyung, kemarin kau benar-benar daebak…” Ucap Taemin yang membuatku bingung. “Mulai sekarang aku tidak akan memanggilmu Noona, Arasooo Yuri-ya !!! Hahaha…” Tambah Taemin yang menirukan suaraku.

“Mwoooo ?? Jadi berapa lama kau melihatku bersama Minho kemarin ??? Kenapa kau tidak membantuku ??? Kau dasar dongsaeng menyebalakan.” Teriak Yuri kepada Taemin.

“Hehehe… sebenarnya…” Ucap Taemin…

Flashback Taemin POV

“Hyung ayo kita pulang…!!!” Ajakku kepada Key Hyung, yang dari tadi asik bermain.

“Kau duluan saja sana !!!” Perintah Key Hyung kepadaku.

Aku meninggalkan Key Hyung bermain sendirian. Sebenarnya aku ingin member kesempatan untuk Minho Hyung, agar bisa berduaan denga Yuri Noona.  Aku mencari mereka berdua. Dan akhirnya kulihat Minho Hyung dan Yuri Noona, sedang berduaan. Mereka seperti sedang berkencan saja kekeke. Kuputuskan untuk mengikuti mereka berdua, mungkin saja ada sesuatu yang menarik seperti saat didapur dulu (walah, Taemin mulai yadong nieh :-D)

Kuikuti mereka berdua hingga kulihat Minho Hyung dan Yuri Noona, masuk kesebuah club. Aku mengikuti mereka masuk ke club. Tetapi sebelum masuk “Tunjukkan kartu identitasmu ???” Ucap penjaga itu kepadaku. Aku menunjukkan kartu pelajarku (gubraaakkk…). “Kau masih dibawah umur, bagaimana bisa kau masuk ketempat seperti ini ??? cepat pulang saja sana ???” Perintah penjaga itu kepadaku.

“Kenapa aku tidak boleh masuk sedangkan Minho Hyung boleh masuk ??? diakan juga masih dibawah umur ???” (Aigooo… Taempa lugu amat #plakkk) Rengek Taemin kepada kedua penjaga itu.

“Haduh benar-benar susah meladeni anak-anak.” Ucap penjaga itu.

Setelah beberapa menit bernegosiasi dengan ke2penjaga itu, aku memutuskan untuk menyerah, dari pada mukaku babak belur.  Aku menunggu Minho Hyung dan Yuri Noona, setengah jam kemudian kulihat Minho Hyung menarik tangan Yuri Noona keluar dari Club itu. Entah apa yang mereka bicarakan, tiba-tiba Minho Hyung seperti kehilangan kesadaran, tetapi dengan sigap Yuri Noona menangkap Minho Hyung sehingga Minho Hyung tidak jatuh. Aku berniat membantu Yuri Noona, tiba-tiba Yuri Minho Hyung menarik tangan Yuri Noona.

Aku mengikuti mereka berdua dan aku tiba disebuah taman. “Untuk apa sih ketempat seprti ini ???” Ucapku, melihat sekeliling yang sudah tidak ada orang. Tidak jauh dari tempatku, aku mendengar Minho Hyung dan Yuri Noona sedikit bertengkar, dan tiba-tiba, sesuatu terjadi membuat kesunyian di taman itu. “Wuahhh… Minho Hyung daebakk…” Ucapku melihat Minho Hyung mencium Yuri Noona.

Kulihat Minho Hyung melepaskan ciuman dari Yuri Noona, dan memeluk Yuri Noona dengan erat. “Hiksss… benar-benar romantic.” Ucapku sendirian.

Kulihat Yuri Noona hampir terjatuh, “Yaaaa… Minho, apa kau tertidur ???” Tanya Yuri Noona kepada Minho Hyung yang sudah KO kekeke…

“Ini saatnya aku keluar !!” ucapku mendekat kearah Minho Hyung dan Yuri Noona. “Noona…” Teriakku memanggil Yuri Noona.

“Taemin-ah cepat bantu a…” Ucapan Yuri Noona terpotong, setelah Minho Hyung mengeluarkan semua isi perutnya, di Jaket yang Yuri Noona kenakan.

“Oh my God…” Ucapku ngeri melihat apa yang barusan terjadi.

“Kyaaaa… Choi Minho kau benar-benar…” Teriak Yuri Noona melapaskan pegangannya dari Minho Hyung, sehingga Minho Hyung terjatuh ke tanah.

Aku bergegas membantu Minho Hyung, yang terjatuh, tepatnya dilempar Yuri Noona ketanah. “Noona… Gwenchana ???” Tanyaku kepada Yuri Noona yang sedang membersihkan muntahan Minho Hyong di jaketnya, seketika Yuri Noona menatapku dengan tajam.

“Ayo kita pulang…” Ucapku tanpa menatap mata Yuri Noona.

Sesampainya dirumah, Key Hyung yang dari tadi sudah pulang, ternyata mengkhawatirkanku. Dan sekarang dia lebih khawatir melihatku dan Yuri Noona membawa Minho Hyung yang sedang mabuk….

Flashback End – Back to Minho POV

“Jadi kau sudah lama mengikuti dengan Minho ???” Tanya Yuri dengan tersenyum pahit kepada Taemin. “Kau mau mati di tangan Noonamu ya ???” Ucap Yuri Noona, sambil mencengkram Kerah baju Taemin.

“Yuri-ya jangan seperti itu kepada Taemin.” Ucapku mencoba membatu melepaskan tanga Yuri dari kerah baju Taemin.

“Mwoooo ??? Aku ini Noonamu, dan aku lebih tua darimu 2 tahun Choi Minho.” Ucap Yuri yang akhirnya melepaskan tangannya dari kerah baju Taemin.

“Bukanya sudah ku bilang kemarin, memang aku mabuk tapi aku msih ingat kejadian kemarin, dan apa aku harus mengulangi perkataanku kemarin ??” Tanyaku untuk menggoda Yuri Noona. “Apa kau juga mendengarnya kemarin Taemin-ah ???” Tanyaku kepada Taemin. Taemin menganggukan kepalang.

“Kau ???” Teriak Yuri kepada Taemin.

“Yuri Nooan kenapa kau berteriak-teriak ???” Ucap Key yang tiba-tiba masuk kamar. “Dan kenapa kau memegang kerah baju Taemin ??? Kau ini yeoja tapi tingkahmu seperti namja saja.” Tambah Key membuat Yuri melepas tanganya dari kerah baju Taemin.

“Arghhhh…” Teriak Yuri, sambil meninggalkan kamar Key.

“Kenapa sih dengan Yeoja itu ???” Tanya Key bingung dengan sikap Noonanya.

Author POV

Setelah kejadian itu, Minho tidak pernah bertemu dengan Yuri.

Dirumah Yuri…

“Taemin-ah dimana Noonamu, beberapa hari ini aku tidak pernah bertemu dengannya.” Tanya Minho kepada Taemin yang asik menonton TV.

“Dia beberapa hari ini sering pulang malam, katanya sedang banyak tugas.” Jawab Taemin, yang sedang fokus menonton TV.

“Apa aku harus menginap disini ???” Tanya Minho kepada Taemin.

“Aniooo… ngomong-ngomong apa Key Hyung sudah tahu ???” Tanya Taemin kepada Minho.

“Belum… aku takut dia marah, jadi aku belum memberitahunya kalau aku menyukai Yuri Noona.” Jawabku kapada Taemin.

“Aku pulang…” Ucap Yuri, dia terlihat shock ketika melihat Minho. Yuri langsung kekamarnya tanpa menyapa Minho.

“Tumben Yuri Noona, pulang jam segini, padahal beberapa hari ini dia sering pulang malam.” Ucap Taemin.

Kenapa Yuri bersikap seperti itu kepadaku ??? apa karena sikapku yang berubah kepadanya, batin Minho. Minho meningalkan Taemin yang sedang asik mrnonton TV.

“Hyunggg… mau kemana kau ???” Teriak Taemin kepada Minho.

Minho tidak menggubris pertanyaan Taemin. Namja itu berjalan menuju kamar Yuri, saat mambuka pintu kamar Yuri, Minho melihat yeoja itu sedang mencari sesuatu di bawah meja.

“Yuri-ya…”  Panggail Minho.

Braakkk, suara kepala Yuri yang tebentur meja, karena terkejut mendengar suara Minho. “Yaaaa… kenapa kau kekamar orang tanpa mengetuk pintu !!!” Teriak Yuri sambil memegangi kepalanya yang masih sakit karena terbentur meja.

“Mienhe… Yuri-ya…” Ucap Minho, sambil berjalan mendekati Yuri. “Bogossipo…” Ucap Minho, yang tiba-tiba memeluk Yuri.

“Kyaaaa… Choi Minho apa yang kau lakukan !!!” Teriak Yuri, yang terkejut.

“Nomu-nomu bogossipo Yuri-ya…” Bisikku di telinga Yuri.

“Kau ini benar-benar Choi Minho.” Teriak Yuri yang berhasil lepas dari pelukan Minho. “Berapa kali aku harus bilang. Kau itu akan selalu menjadi dongsaengku, seperti Taemin dan Key.” Tegas Yuri.

“Wae ??? Kenapa apa salah kalau aku menyukaimu ??? aku namja dank kau yeoja, kenapa kau tidak mau mencoba menyukaiku, bukan sebagai seorang dongsaeng, tetapi seorang namja ???” Tanya Miho membuat Yuri benar-benar marah.

“Arggghhhh… terserah apa yang kau lakukan, aku akan tetap menganggapmu sebagai dongsaengku.” Teriak Yuri, sambil meninggalkan Minho.

Yuri POV  

Aku memutuskan untuk untuk menjauhi Minho, jadi selama beberapa hari ini aku menyibukkan diri dengan tugas-tugas kuliahku. Jadi selama beberapa hari ini aku pulang malam.

“Kenapa aku bisa lupa catatan penting itu, mana aku tulis di selembar kertas.” Gumamku, yang terpaksa pulang kerumah untuk mencari catatan pentingku.

Saat aku mesuk kerumahku sendiri, aku melihat sekeliling, apa ada tanda-tanda Minho di rumah ini. Kulihat tidak ada sepatu, selain sepatu Key, batinku.

Aku dengan santai masuk kerumah. Sepertinya Taemin juga sudah pulang. “Aku pulang…” Ucapku, aku terkejut melihat siapa yang bersama Taemin, dia adalah orang yang selama beberapa hari ini, tidak ingin aku temui, yaitu Choi Minho. Aku langsung kekamarku, tanpa menyapa Minho, bahkan dongsaengku sendiri Taemin.

Aku masuk kamarku dan segera mencari catatanku itu, aku tidak ingin bertemu dengan Choi Minho, batinku. aku masih mencari dimana catatan itu, kulihat dibawah mejaku ada secarik kertas. Aku menundukkan kepalaku agar tidak terbentur meja.

“Yuri-ya…”  Panggail seseorang Braakkk, suara kepalaku tebentur meja, karena terkejut mendengar suara yang tidak asing lagi bagiku, yaitu suara Choi Minho.

“Yaaaa… kenapa kau kekamar orang tanpa mengetuk pintu !!!” Teriakku sambil memegangi kepalaku yang masih sakit karena terbentur meja.

“Mienhe… Yuri-ya…” Ucap Minho, sambil berjalan kearahku. “Bogossipo…” Ucap Minho, yang tiba-tiba memelukku,

“Kyaaaa… Choi Minho apa yang kau lakukan !!!” Teriakku yang terkejut dengan apa yang Minho lakukan.

“Nomu-nomu bogossipo Yuri-ya…” Bisik Minho di telingaku.

“Kau ini benar-benar Choi Minho.” Teriakku yang berhasil lepas dari pelukan Minho. “Berapa kali aku harus bilang. Kau itu akan selalu menjadi dongsaengku, seperti Taemin dan Key.” Tegasku kepada Minho

“Wae ??? Kenapa apa salah kalau aku menyukaimu ??? aku namja dank kau yeoja, kenapa kau tidak mau mencoba menyukaiku, bukan sebagai seorang dongsaeng, tetapi seorang namja ???” Tanya Miho membuatku benar-benar marah.

“Arggghhhh… terserah apa yang kau lakukan, tapi aku akan tetap menganggapmu sebagai dongsaengku.” Teriakku, sambil meninggalkan Minho.

Saat aku keluar dari kamarku, kulihat Taemin yang dari tadi menguping pembicaraanku dan Minho. aku menjewer telinganya. “Kyaaaa… apa yang kau rencanakan dengan Minho ??? kenapa kau tidak pernah membantu Noonamu, saat situasi seperti ini ???” Tanya Yuri yang masih menjewer telinga Taemin.

“Noonaaa… apo…” Rengek Taemin kepada noonanya.

“Aku yang menyuruh Taemin.” Jawab Minho.

“Kyaaa… sebenarnya siapa yang saudara kandungmu, aku atau Minho ???” Tanyaku ke Taemin, aku langsung meninggalkan Taemin dan Minho. arghhh… sepertinya aku ingin memukul orang batinku.

Minho POV

“Hyung… untuk beberapa hari ini kau jangan kesini dulu ya ???” Pinta Taemin.

“Ne… Taemin-ah.” Jawabku, aku mengerti maksud Taemin, dia tidak ingin melihat Noonanya marah-marah seperti tadi. Aku juga sepertinya aku juga berlebihan kepada Yuri.

“Aku pulangg…” Ucap Key. “ada apa ??? sepertinya ada sesuatu yang baru saja terjadi ???” Tanya Key yang baru saja pulang.

“Aku pulang dulu ya…” Ucapku membuat Key kecewa.

“Kyaaa… aku baru saja pulang.” Ucap Key dengan nada keceawa.

Beberapa hari ini aku memikirkan Yuri, apa dia baik-baik saja ??? tiba-tiba ponselku berbunyi, kulihat dilayar ponselku ada sebuah pesan dari Yuri.

To : Minho

            Apa kau ada waktu ?? aku ingin bicara sesuatu denganmu.

Beberapa hari kemudian, aku menunggu Yuri di halte yang tidak jauh dari rumah Yuri.

“Hyung…” Panggil Taemin, kulihat Taemin sedang bersama Key.

Argghhh… kenapa aku harus bertemu denagan mereka sih, batinku.

“Minho…” Panggi Key, “Apa yang kau lakukan disini, kenapa beberapa hari ini kau tidak kerumah, dan disekolah kau juga tidak banyak bicara, apa kau sakit ??” Tanya Key yang kawatir denganku.

“Anio… aku baik-baik saja.” Jawabku.

“Kalau begitu ayo mampir kerumah.” Ajak Key, menarik tanganku.

Kami sampai dirumah, saat membuka pintu kulihat Yuri terkejut melihat kedatanganku.

“Kau… kenapa ada disini ??” Tanya Yuri bingung.

“Kenapa aku yang mengajaknya kesini ??” Jawab Key menarik tanganku, masuk kedalam rumah.

Ku lihat Yuri menatam tajam kearah Taemin.

“Bukan aku Noona…” Ucap Taemin yang ketakutan. Taemin menyusulku dan Key masuk kerumah.

“Apa kau sudah makan ?? aku dan Taemin mau memasak sesuatu.” Ucap Key mengajak Taemin kedapur. “Kau tunggu dulu disini.” Pinta Key.

Aku melihat sekitar ruang tamu, mencari sosok Yuri. “Kemana yeoja itu ???” gumamku.

“Kyaaaa… aku memintamu menunggu di halte buas, kenapa kau malah kesini ???” Tanya Yuri yang tiba-tiba muncul didepanku, membuatku benar-benar tekejut.

“Mana aku tahu kalau aku akan bertemu kedua dongsaengmu.” Jawabku santai. “Ngomong-ngomong apa yang ingin kau bicarakan denganku ???” Tanyaku kepada Yuri.

Yuri duduk disampingku.

“Kau ingat saat aku mengajakmu ke club ??? saat itu ada beberapa temanku SMA yang melihatku bersamamu. Dan mereka mengira kau itu namja chinguku, minggu depan aku ada acara reuni …” Ucap Yuri yang ragu untuk meneruskan kalimat selanjutnya.

“Lalu… ???” Tanyaku.

“Aku hanya akan mengatakan sekali, jadi dengarkan bai-baik…” Pinta Yuri ragu-ragu.

“Ne arsso Yuri-ya…” Ucapku tidak sabar.

“Kalau kau tidak sibuk kau mau pergi denganku ???” Tanya Yuri membuatku senang.

“Mwo ??? apa yang barusan kau katakana ???” Tanyaku yang masih tidak percaya.

“Aku sudah bilang kalau aku hanya akan mengatakan satu kalikan ???” Ucap Yuri marah.

“Ne mianhe … aku mau asal kau mau menuruti permintaanku ??? kalau kau tidak mau ya sudah aku tidak akan pergi denganmu.” Jawabku.

“Mwooo ??? ne… apa permintaanmu ???” Tanya Yuri kepadaku.

“Aku juga masih memikirkannya.” Jawabku.

“Makanan malam siap…” Teriak Key dari dapur.

“Ne…” Jawabku.

Aku beranjak menuju dapur, kulihat Yuri berjalan menuju kamarnya. terlintas sesuatu dikepalaku. Aku mendekat kearah Yuri dan memberinya Back Hug. “Kyaaa… Choi Minho !!” Ucapnya.

“Aku sudah tahu apa permintaanku.” Ucapku, Yuri berusaha melepaskan pelukanku, tapi tidak semudah itu, aku semakin mengencangkan pelukanku, dipinggang kecil Yuri. “Bersikaplah manis denganku, dan jangan menjauhiku lagi, arasso Yuri-ya ??” bisikku.

“Hyung…” Panggil Taemin “Oh… Mian sepertinya aku mengganggu.” Ucapnya, melihat apa yang sedang aku dan Yuri lakukan.

“Anio… ayo Kita makan Taemin-ah.” Ajakku, meninggalkan Yuri yang masih shock, sepertinya.

“Hyung… jangan seperti tadi kalau Key Hyung ada dirumah !!!” Pinta Taemin kepadaku.

“Wae ??” Tanyaku bingung dengan pertanyaan Taemin.

“Nanti aku beri tahu.” Jawab Taemin.

Setelah makan malam selesai, Key membersihkan semua piring-piring di meja. Sedangkan aku dan Taemin menuju ruang keluarga.

“Ngomong-ngomong, kenapa Yuri tidak ikut makan malam ??” Tanyaku kepada Taemin.

“Noona bilang dia mau diet buat acara reuni. Katanya gaun yang baru dia beli seminggu lalu sudah tidak muat kekeke…” Jawab Taemin.

“Ngomong-ngomong, Taemin-ah lanjutkan ceritamu tadi…” Pintaku.

“Ne… Asal Minho Hyung tau, Key Hyung itu sangat sayang kepadaku dan Yuri Noona.” Terang Taemin.

“Aku juga sudah tahu kalau yang itu.” Potongku.

“Minho Hyung tahu alasan kenapa Yuri Noona tidak pernah punya kekasih ??” Tanya Taemin kepadaku.

“Molla ???” Jawabku, benar juga selama ini aku tidak pernah melihat Yuri dengan seorang pria, kecuali aku dan kedua dongsaengnya. Dia juga memilih masuk sekolah wanita, batinku.

“Itu karena Key Hyung. Setiap pria yang dekat dengan Yuri Noona, pasti takut dengan Key Hyung. Yuri Noona juga sering bilang kalau seseorang yang mau menjadi kekasihnya dia harus bisa menaklukan kedua dongsaengnya. Dan kau Minho Hyung sudahku beri restu, sekarang Minho Hyung harus bisa menaklukan Key Hyung.” Terang Taemin panjang lebar.

Tiba-tiba Key datang. “Apa yang sedang kalian bicarakan ???” Tanya Key membuat Taemin berhenti bicara.

“Anio… sepertinya sudah cukup malam, aku harus pulang !!!” Ucapku membuat wajah Key kecewa.

“Kyaaa… kau tidak menginap disini ???” Teriak Key melihatku meninggalkan rumahnya.

Aku melihat Yuri diluar rumah, “Sedang apa dia malam-malam begini ???” Gumamku berjalan mendekati yeoja itu.

“Yuri-ya… apa yang sedang kau lakukan ???” Tanyaku kepada Yuri.

Yeoja itu menggunakan pakaian training, seperti orang yang sedang olahraga, tapi kenapa malam-malam seperti ini. aku ingat apa yang dikatakan Taemin “Noona bilang dia mau diet buat acara reuni. Katanya gaun yang baru dia beli seminggu lalu sudah tidak muat.”

“Bukan urusanmu, cepat pulang sana !!!” Usir Yuri yang melihatku.

“Aku tahu kau pasti sedang diet karena gaun yang kau beli untuk acara reuni idak muatkan ???” Tanyaku membuatku Yuri kaget.

“Pasti Taemin yang memberi tahumu, dasar mulut ember.” Ucapnya.

“Kenapa kau selalu menyalahkan Taemin sih ???” Tanyaku sambil mencoba mendekat ke Yuri.

Aku mendekati Yuri dan Chu~~ “Lama aku tidak merasakan bibir manismu Yuri-ya !!” Ucapku  sambil berancang-ancang lari.

Kulihat Yuri masih Shock denagn apa yang barusan aku lakukan, beberapa detik kemudian dia mulai sadar dan menatap kearahku. “Kyaaa…. Kau Choi Minhooo… awas kau !!!” Teriak Yuri mengejarku.

__TBC__ 

>>THANKS FOR READING AND DON’T BE SILENT READER<<

Advertisements