Tags

, , , ,

Author : Mayshawolelf

Cast : Minho (SHINee), Yuri (SNSD)

Suport Cast : SHINee Member, Sooyoung (SNSD)

Genre : Romance, Comedy, Family

Length : Sequel

Rating : PG 15

Summary :

“KYAAAA !!! APA YANG SEDANG KALIAN LAKUKAN ???” Teriak Key melihat Noonnanya dan chinggunya berada di atas tempat tidur yang sama.

“Aniooo… mungkin kau hanya salah lihat Hyung.” Ucap Taemin yang tidak bisa mencari alasan.

“Yaaaakkk !! Kau ini benar-benar tidak bisa berbohong ya ??? changkaman !! apa kau tahu tentang masalah ini ???” Tanya Key kepada Taemin.

“Aku akan menjelaskan semua ini.” Ucap Minho yang menyela di antara Key dan Taemin.

Author POV

Minho mengajak Key ke ruang tamu. “Apa yang ingin kau jelaskan kepadaku ???” Tanya Key kepada Minho.

Mereka berdua duduk di sofa ruang tamu. “Mianhe, sebenarnya aku ingin memberitahumu bagaimana perasaanku kepada Noonamu. Tetapi…” Ucap Minho terhenti.

“Tetapi kenapa ??? bagaimana bisa kau menyembunyikan masalah ini denganku ???” Tanya Key yang masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Minho. “Dan bagaimana bisa Taemin,lebih  tahu semua masalah ini dari pada aku ???” Tambah Key.

“Mianhe Key-goon.” Jawab Minho yang hanya bisa mendengarkan omelan-omelan Key.

“Sebaiknya kau pulang, dan jangan datang kerumahini jika kau masih ingin kuanggap sebagai chingguku.” Ucap Key membuat Minho terkejut.

Minho tidak berkata apa-apa, dia tahu bagaimana jika Chinggunya itu marah. Minho segera mengambil jaketnya di ruang keluarga di lantai atas.

Di tangga Yuri dan Taemin yang dari tadi menguping pembicaraan Minho dan Key. Mereka terkejut melihat Minho yang berjalan menuju tangga untuk mengambil jaketnya. Minho mengacuhkan Yuri dan Taemin.

“Aigooo… kasihan Minho Hyung.” Ucap Taemin membuat Yuri merasa bersalah.

Yuri menghampiri Minho di ruang keluarga. “Minho-ya… gwenchana ???” Tanya Yuri kepada Minho.

“Ne… gwenchana.” Jawab Minho dengan tersenyum memaksa.

“Mianhe gara-gara aku KiBum jadi marah padamu.” Ucap Yuri.

Minho berjalan mendekati Yuri.“Gwenchana… ini semua bukan salahmu.” Ucap Minho, sambil mengelus pipi Yuri.

Yuri POV

Sudah hampir satu minggu aku tidak bertemu Minho. Dan Minho juga jarang datang ke rumahku. Ini semua gara-gara Kibum Argghhh… aku benar-benar merindukan namja itu, batinku.

Aku keluar dari kamarku, dan duduk di samping Taemin yang tengah fokus menonton TV. “Kyaaa… bagaimana kabarmu ???” Ucapku membuat Taemin memandang aneh kearahku.

“Noona, maksudmu Minho Hyung ??? Kau itu memang tidak pandai berbasa-basi.” Ucap Taemin kepadaku.

Aissshhh… anak ini benar-benar menyebalkan, batinku.

“Minho Hyung menjadi pendiam di sekolah. Onew Hyung dan Jonghyun Hyung juga bingung dengan apa yang terjadi dengan Minho Hyung. Sedangkan Key Hyung mulai bersikap aneh kepadaku. Dia sering datang kekelasku, kadang dia juga mengikuti kemanapun aku pergi. Benar-benar menyebalkan.” Terang Taemin membuatku sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan KiBum.

“Ngomong-ngmong, dimana Hyungmu ???” Tanyaku kepada Taemin.

“Key Hyung sedang berbelanja, wae Noona ??? kau mau membicarakan masalahmu dengan Key Hyung ???” Tanya balik Taemin kepadaku.

Tiba-tiba… “Aku pulangggg…” Teriak KiBum di lantai bawah.

Aku meninggalkan Taemin dan menghampiri KiBum dilantai bawah. Kulihat KiBum sedang meletakkan barang belanjaanya didapur.

“KiBum-ah, ada yang ingin aku bicarakan denganmu.” Ucapku kepada KiBum.

“Ne, tunggu sebentar…” Jawab KiBum.

Aku menunggu KiBum di ruangtamu. Kulihat Taemin sedang berjalan di tangga, dan dengan segera aku memberi tanda agar Taemin tidak turun ke lantai bawah. Taemin mengerti maksudku dan kembali ke lantai atas.

“Noona, apa yang ingin kau bicarakan ???” Tanya Kibum tiba-tiba.

Kulihat KiBum duduk di sofa didepanku. “Aku ingin bicara tentang MinHo.” Jawabku membuat KiBum mengangkat alisnya.

“Minho ??? siapa itu Minho ???” Tanya KiBum.

Argghhhh, dongsaengku yang satu ini benar-benar menyebalkan, batinku. “Kau itu kalau sedang marah benar-benar menyebalkan. Apa kau tidak bisa memaafkan Minho, lagi pula ini semua bukan salah Minho.” Ucapku kepada KiBum.

“Noona, kenapa harus Minho ??? Bukanya ada banyak namja lain selain Minho ???” Tanya KiBum kepadaku.

“Kau itu tidak mau melihat Noonamu bahagia ya ???” Ucapku sambil meninggalkan KiBum di ruangtamu.

Aku kembali ke ruang keluarga dan duduk disofa bersama Taemin, “Noona… ada yang ingin kukatakan sejak kemarin.” Ucap Taemin kepadaku.

“Mwo ???” Tanyaku dengan nada lemas.

“Minho Hyung ingin bertemu denganmu akhir pekan ini.” Terang Taemin.

“Jinja !!!” Teriakku dengan bersemangat.

“Noona… Kau mau Key Hyung dengar ya ???” Ucap Taemin membuatku menutup mulutku.

“Mianhe…” Bisikku. “Kenapa kau tidak bilang dari tadi ???” Tanyaku kepada Taemin.

Aku benar-benar senang mandengar kalau Minho ingin bertemu denganku. Aku kira kejadian waktu itu membuatnya kapok.

Author POV

Beberapa hari ini Yuri tidak henti-hentinya memandang kalender dimeja belajarnya. “Arggg… lusa itu lama sekali…” Gumam Yuri.

Diluar kamar Key melihat kelakuan aneh Noonanya. “Wae hyunggg ???” Tanya Taemin, membuat Key terkejut.

“Kyaaa… kau ini mengagetkan saja.” Ucap Key sambil memukul kepala Taemin. “Ngomong-ngomong kenapa semakin hari Yuri Noona semakin aneh ??? kemarin dia mau membakar rumah gara-gara melamun sambil masak air, dan hari ini dia bicara sendiri.” Tanya Key kepada Taemin.

“Seperti Yuri Noona sedang merindukan seseorang.” Jawab Taemin membuat Key menatap tajam kearah Taemin. “Arggghhh… aku lupa ada PR.” Ucap Taemin mengalihkan pembicaraan.

Taemin bergegas meninggalkan Key. “Changkam !!!” Ucap Key yang berhasil memegang kaos Taemin sebelum Taemin pergi. “Ada yang ingin Hyung bicarakan denganmu Taemin-ah…” Ucap Key sambil merangkul Taemin pergi.

“Hyung… PRku sangat banyak.” Ucap Taemin mencari-cari alasan.

“Aniooo… nanti aku bantu mengerjakan PRmu ne…” Ucap Key sambil menarik Taemin.

Yuri yang masih menatap kalendernya, tidak sadar dengan keributan di ruang kamarnya. “Sepertinya aku harus bersiap-siap untuk lusa.” Ucap Yuri yang akhirnya beranjak dari duduknya.

Yuri mengambil jaket, tas, kunci mobilnya dan bergegas meninggalkan kamarnya. Yuri mencari Taemin di depan TV, “Kemana anak itu ??” Gumam Yuri, sambil menuju lantai bawah. “Taemin-ah, KiBum…” Panggil Yuri kepada kedua dongsaengnya. Yuri keluar rumah dan melihat kedua dongsaengnya, sedang membicarakan sesuatu.

“Yuri Noona…” Teriak Taemin yang senang melihat Noonanya.

Key terlihat menyembunyikan sesuatu.

“Aku mau keluar…” Ucap Yuri kepada kedua dongsaengnya.

“Aku ikuttt…” Teriak Taemin tetapi ditahan Key.

“Aniooo… Taemin-ah kau harus ikut aku berbelanja.” Ucap Key dengan wajah memaksa Taemin.

Yuri tidak memperdulikan kedua Dongsangnya, dan berjalan menuju garasi mobilnya, dan menjalankan mobilnya ke suatu tempat.

Yuri tiba di tempat tujuanya, yaitu di Apgoujong. “Sepertinya aku akan membeli pakaian dulu, lalu membeli peralatan make up.” Gumam Yuri, sambil keluar dari mobilnya.

Yuri berjalan menyusuri Apgujeong yang sangat ramai. Tiba-tiba matanya terfokus dengan salah satu toko pakaian yang berada disampingnya. Yuri melihat seseorang yang ia kenal, seorang namja yang tinggi dengan wajah kecilnya, siapa lagi kalau bukan Minho dan seorang yeoja yang cukup dikenal Yuri yaitu Sooyoung temannya waktu SMA. “Argghh… sepertinya aku salah lihat.” Gumam yuri sambil mencoba menyadarkan dirinya dan bergegas pergi.

Yuri masih belum percaya apa yang tadi dia lihat, dan memutuskan untuk kembali melihat apa benar orang yang tadi dia lihat Minho dan chinggunya Sooyoung.

Yuri kembali dan memastikan apa yang dia lihat tadi. Yuri berhenti didepan toko dimana ia melihat Minho dan Sooyoung. Dan mereka berdua masih berada di toko itu dan sedang memilih pakaian.

Entah kenapa sepertinya ada sesuatu yang sakit di dada Yuri. “Cihhh~~ seharusnya aku mendengarkan perkatakan Kibum, bahwa semua namja didunia ini sama saja.” Gumam Yuri, sambil meninggalkan toko dimana Minho dan Sooyoung berada.

Setelah Yuri pergi, didalam toko Minho dan Sooyoung tidak menyadari bahwa dari tadi Yuri memperhatikan mereka. “Minho-ya othe ???” Tanya Sooyoung kepada Minho sambil menunjukkan dress pink.

“Noona… apa kau lupa untuk apa aku membawamu kesini ???” Tanya balik Minho kepada Sooyoung.

“Omooo… aku lupa, kalau kau mengajakku kesini untuk membeli pakaian untuk kencamu lusakan ???” Jawab Sooyoung meletakkan dress yang ia pegang, dan segera memilihkan beberapa pakaian untuk Minho.

“Noona, menurutmu apa Yuri, benar-benar menyukaiku ??” Tanya Minho yang membawa beberapa stel pakaian ditanganya.

“Tentu saja, kau tahu kau itu punya semua ciri-ciri tipe ideal yang Yuri selalu katakana kepadaku. Namja dengan mata besar, tubuh tunggi, dan paras yang rupawan. Dan kau itu mendapat nilai 9 dari semua ciri-ciri tipe ideal Yuri.” Terang Sooyoung sambil memilihkan pakaian untuk Minho.

“Kenapa 9 ???” Tanya Minho protes.

“Kau mau tahu ???” Tanya balik Sooyoung membuat Minho menganggukkan kepalanya. “Karena kau lahir 2 tahun setelah Yuri lahir.” Jawab Soyoung sambil tertawa evil.

“Noona !!!” Rengek Minho kepada Sooyoung.

“Aigoooo… itulah kenapa kau dapat nilai 9, kau masih suka merengek kepada Noonamu ini.” Tambah Sooyoung sambil mencubit pipi Minho. “Kau coba semua ini cepat …” Perintah Sooyoung kepada Minho.

Ditempat lain …

Brakkkk… suara Yuri membanting pintu rumahnya. Key yang berada didapur terkejut dan menjatuhkan gelas yang dipegangnya. Key melihat siapa orang yang membanting pintu dengan kerasnya, siapa lagi kalau bukan Noonanya. “Noona kau kenapa sih ???” Teriak Key sambil membereskan pecahan gelas dilantai.

Yuri tidak menjawab pertanyaan Dongsaengya dan berjalan menuju lantai atas.

Dilantai atas Taemin tengah asik bermain game. Melihat kedatangan Noonayna dengan senang di bertanya. “Noona, bagaimana kau sudah dapat pakaian untuk kau pakai besok ???” Ucap Taemin membuat Yuri terganggu.

“Aku tidak akan datang lusa !!!” Ucap Yuri membuat Taemin bingung. Beberapa jam lalu Noonanya terlihat senang, tapi sekarang apa yang sedang terjadi. “Semua namja itu sama saja.” Ucap Yuri sambil duduk di sofa disebelah Taemin.

“Wae ??? apa sesuatu terjadi ???” Tanya Taemin bingung.

“Taemin-ah suatu hari nanti kau jangan jadi namja playboy !!!” Jawab Yuri membuat Taemin tambah bingung. “Kenapa aku bodoh sekali, bisa mempercayai anak itu.” Ucap Yuri kepada Taemin yang lugu.

“Noona… kau kenapasih tadi ??? membanting pintu rumah seperti tadi ???” Tanya Key yang tiba-tiba muncul.

“Mianhe KiBum, selama ini aku tidak mendengar kata-katamu.” Jawab Yuri membuat Key ikut-ikutan bingung.

Yuri beranjak berdiri dari sofa, dan meningglkan kedua dongsaeng kekamar.

“Taemin-ah ada apa dengan Yuri Noona ???” Tanya Key kepada Taemin.

“Molla… dari tadi aku tidak mengerti apa yang sedang dikatakan Yuri Noona.” Jawab Taemin dengan polosnya.

Key masih bingung dengan apa yang dikatakan Noonanya. Tok… tok… tok… Key mengtukpintu kamar Noonanya. “Masukkk!!!” Teriak Yuri dari dalam kamar.

Key membuka pintu kamar Noonanya, didalam kamar Yuri sedang berbaring di tempat tidur. “Noona ada apa ??? apa maksud kata-katamu tadi ???” Tanya Key sambil duduk di pinggir tempat tidur.

Yuri yang tadinya berbaring, sekarang dia duduk disamping Key. “Kau benar semua lelaki itu sama saja.” Jawab Yuri sambil meneteskan air matanya. “Kau tahu Minho itu benar-benar playboy. Aku lihat dia dengan yeoja lain.” Tambah Yuri, dengan berlinang air mata.

Key yang tidak tahan melihat Noonanya menangis mencoba menenangkan Yuri. “Noona gwenchana… masih ada namja lain didunia ini selain Minho.” Ucap Key sambil memeluk Noonanya.

Key dan Yuri tidak tahu, bahwa sejak tadi ada orang yang mendengar pembicaraan mereka berdua, siapa lagi kalau bukan si maknae Taemin. “Apa mungkin Minho Hyung seperti itu ???” Gumam Taemin sambil mencoba mencari tahu apa maksud kata-kata Yuri, bahwa Minho itu playboy.

Minho POV  

Besok adalah hari dimana aku akan bertemu dengan Yuri. Semenjak kejadian waktu itu, aku sama sekali belum bertemu dengan Yuri. Dan Key, tidak pernah bicara kepadaku sekalipun disekolah.

“Kenapa Taemin mengajakku bertemu hari ini ???” Gumamku sambil melihat jam didinding. Kemarin setelah berbelanja dengan Sooyoung Noona, tiba-tiba Taemin menelfonku dan mengajakku bertemu.

Tiba-tiba… “Minho-ya… ada yang mencarimu…” Teriak Sooyoung Noona, yang sudah seminggu ini menginap dirumahku. “Sepertinya Taemin sudah datang.” Gumamku.

Aku bergegas ke ruang tamu, dna kulihat Taemin bersama Sooyoung Noona.

“Aigggooo… Taemin-ah ??? benarkan ???” Ucap Sooyoung Noona membuat Taemin bingung.

“Nugusseyo ???” Tanya Taemin kepada Sooyoung Noona.

“Mwo ??? kau lupa denganku ??? Aku Choi Sooyoung, teman Noonamu. Memang dulu aku hanya sekali kerumahmu, saat liburan.” Jawab Sooyoung Noona membuat Taemin mengingat-ngingat.

“Aaaa…. Sooyoung Noona, ne aku ingat, ngomong-ngomong kenapa Noona disini ???” Tanya Taemin sambil menyipitkan matanya.

“Dia sepupuku…” Jawabku memotong pembicaraan. “Seminggu ini dia tinggal dirumahku.” Tambahku. “Noona… buatkan minuman !!!” Perintahku.

“Kau Choi Minho !!! ne… aku akan buatkan minuman.” Jawab Sooyoung Noona. “Taemin-ah kau mau minum apa ??? Banana Milk ??? aku ingat kau sangat suka sekali Banana Milk.” Ucap Sooyoung Noona kepada Taemin.

Sooyoung Noona meninggalkanku dan Taemin.

“Taemin-ah, tumben kau kesini ???” Tanyaku kepada Taemin yang terlihat marah.

“Hyung apa yang sudah kau lakukan kepada Noonaku ???” Tanya Taemin membuatku bingung.

“Mwo ??? memang ada apa dengan Yuri ???” Tanyaku kepada Taemin.

“Kemarin setelah pulang dari Apgujeong Yuri Noona tiba-tiba marah-marah tanpa alsan. Dan saat aku mendengar pembicaraan Yuri Noona dengan Key Hyung. Yuri Noona bilang kalau melihat Minho Hyung bersama dengan Yeoja lain.” Terang Taemin.

Tiba-tiba… “Mwo ??? Minho bersama yeoja lain selain Yuri ???” Potong Sooyoung Noona, sambil membawa minuman. “Minho… apa kau hanya mempermainka Yuri ???” Tambah Sooyoung Noona.

“Changkam… Taemin-ah kau bilang kemarin Noonamu ke Apgujeong ???” Tanyaku kepada Taemin.

Taemin hanya menjawab dengan mengaggukkan kepala. Aku tertawa mendengar bahwa Yuri cemburu kepadaku karena kemarin dia melihatku bersama Sooyoung Noona.

“Minho-ya kau itu, kenapa malah tertawa ???” Tanya Sooyoung Noona kepadaku.

Taemin juga melihat aneh kearahku. “Mianhe… Sepertinya Yuri salah paham kepadaku.” Ucapku membuat Taemin bingung. “Kemarin aku dan Sooyoung Noona ke Apgujeong, sepertinya dia melihatku bersamamu Noona.” Tambahku

“Mwo ??? Jangan bilang Yuri, cemburu melihatku bersamu kemarin.” Tebak Sooyoung Noona, membuatku menganggukkan kepala. “Benar juga Yuri tidak tahu kalau kita itu sepupuan.” Tambah Sooyoung Noona.

Taemin dari tadi hanya melihatku dengan Sooyoung Noona. Sepertinya dia masih bingung. Aku mencoba menerangkan kesalah pahamanku dengan Yuri kepada Taemin. Hingga akhirnya dia mau membantuku untuk bertemu dengan Yuri.

….

Author POV

“KiBum-ah… temani aku…” Ajak Yuri kapada Key yang sibuk didapur.

“Odiga ???” Tanya Key.

“Taemin menelfonku dia bilang dia lupa membawa uang.” Jawab Yuri.

“Argghhhh… anak itu benar-benar, lagi pula tumben sekali dia keluyuran, biasanya hanya menonton Tv atau main game dirumah.” Gumam Key sambil bersiap-siap.

Yuri dan Key bergegas untuk menjemput Taemin, mereka tidak tahu ada sesuatu yang sudah direncanakan Taemin, Minho, dan Sooyoung.

Ditempat lain….

Di sebuah restaurant dekat dengan Apgujeong tempat Taemin, Minho dan Sooyoung menunggu kedatangan Yuri.

“Minho Hyung, nanti kau harus melindungiku dari amukan Yuri Noona.” Pinta Taemin, Minho hanya menganggukan kepalanya.

“Gwencana… Aku akan melindungimu Taemin-ah…” Ucap Sooyoung sambil gemas dan mencubit pipi Taemin.

Tidak lama kemudian. “Oh… Yuri Noona… Changkam Key Hyung…” Ucap Taemin terkejut melihat Yuri datang bersama Key. “Aigoooo… kenapa Key Hyung ikut ???” Gumam Taemin.

“Itu bagus kalau Key juga ikut.” Ucap Minho.

Yuri dan Key masuk ke restaurant tempat dimana Taemin meminta untuk dijemput. Yuri telihat terkejut melihat Taemin bersama Minho dan Sooyoung.

“Kalian berdua kenapa disini ???” Tanya Yuri kepada Minho dan Sooyoung.

“Yakkkk… Taemin, apa yang sebenarnya sedang kau rencanakan ???” Tanya Key membuat Taemin takut.

“Aku yang menyuruh Taemin untuk meminta Yuri kesini.” Jawab Minho kepada Key. Minho mempersilakan Key dan Yuri untuk duduk.

Tidak lama kemudian seorang pelayan datang membawa pesanan yang sudah dipesan Minho, Taemin dan Sooyoung sebelumnya.

Suasan di dalam restaurant cukup ramai, tapi entah kenapa di meja dimana Miho, Yuri, Key, Taemin, dan Sooyoung berkumpul terasa sunyi.

“Kibumiee… kau juga sudah besar sekarang.” Ucap Sooyoung memecah keheningan.

“Sooyoung Noona ???” Tanya Key kepada Sooyoung.

“Ne… kau sudah besar sekarang, lihat kau juga sudah tinggi.” Jawab Sooyoung.

“Kau kenapa disini???” Tanya Yuri kepada Sooyoung.

“Setelah acara reuni itu aku kembali ke Paris, tetapi berhubung Summer Holiday, aku kembali kembali ke Seoul seminggu lalu dan menginap di rumah Minho.” Terang Sooyoung membuat Yuri terkejut.

“Me… menginap di rumah Minho ???” Tanya Yuri yang masih belum percaya dengan apa yang Sooyoung katakana barusan.

“Ne… Kau tahuka dulu aku sering bilang kalau aku punya sepupu di Seoul. Dan ini di sepupuku Choi Minho.” Jawab Sooyoung membuat Yuri terkejut.

“Key… apa kau masih marah denganku ???” Tanya Minho kepada Key.

“Tentu saja bagaimana bisa kau menyukai Noonaku ???” Jawab Key yang masih marah karena Minho menyukai Yuri Noona.

“Wae ??? Bukanya kau selalu bilang kalau kau ingin melihat Yuri dan Taemin bahagaia.” Tanya Minho membuat semua mata memandang kearah Key.

“Wae ??? apa salah jika aku melihat Noonaku bahagia bersama namja yang baik dan tidak suka mempermainkan perasaan wanita sepertimu Minho ???” Jawab Key.

“Aniooo… siapa yang suka mempermainkan persaan wanita ???” Potongn Yuri tiba-tiba.

Key terlihat terkejut kenapa Noonanya menjadi membela Minho. “Noonaaa… kenapa kau…” Ucap Key terpotong karena tangan Yuri membungkam mulutnya.

“Kibum apa yang kaukatakan sih ???” Tanya Yuri sambil melepas tanganya yang membungkan mulut Key.

“Lihat Noonamu saja sepertinya juga menyukaiku ???” Ucap Minho kepada Key.

Key melihat kearah Yuri dan Yuri hanya menundukkan kepalanya. “Oke… aku akan memberi kesempatan untukmu Minho, tapi sekali saja kau mempermainkan Noonaku, aku tidak akan memberimu kesempaatan kedua !!” Ucap Key membuat Yuri dan Minho senang.

“Apa boleh kita makan sekarang ???” Ucap Taemin membuat Minho, Yuri, Key dan Sooyoung menatap Taemin. “Mianhe…” Ucap Taemin yang dari tadi hanya makan.

“Taemin-ah aku sudah memasak tadi !!! ayo kita pulang, Noona kau juga.” Ajak Key kepada Taemin dan Yuri.

“Aniooo… lebih baik biarkan Minho da Yuri berdua, dan Kibumie, Taeminnie ayo kita jalan-jalan dulu.” Ajak Sooyoung sambil menarik Key dan Taemin.

Setelah Key, Taemin dan Sooyoung pergi. Sekarang suasana semakin sunyi karena hanya Minho dan Yuri.

“Aku sudah dengar semua dari Taemin.” Ucap Minho membuat Yuri terkejut.

“Ne… Te… tentang apa ???” Tanya Yuri.

“Aku tidak tahu ternyata kau sangat sangat menyukaiku, sampai-sampai kau cemburu ketika melihatku dengan Sooyoung Noona.” Jawab Minho membuat wajah Yuri tiba-tiba memerah.

“Aniooo… siapa yang cemburu ???” Elak Yuri sambil menundukkan wajahnya yang memerah.

“Ayo ikut aku ke suatu tempat ??? aku ingin memberimu sesuatu.” Ajak Minho kepada Yuri sambil menarik tangan Yuri.

“Odiga ???” Tanya Yuri.

Minho tidak menjawab pertanyaan Yuri dan membawanya ke suatu tempat. Tidak lama kemudian mereka tiba disebuah gang yang sepi yang tidak jauh dari Apegoujung.

“Mianhe…” Ucap Minho sambil memegang kedua tangan Yuri. “Aku membuatmu menunggu terlalu lama.” Tambah Minho.

“Gwenchana… lagi pula kau tahu seperti apa jika Kibum ma…” Ucap Yuri tepotong karena sesuatu membungkam mulutnya. Apa lagi kalau bukan bibir Minho.

Yuri mendororong tubuh Minho. “Jadi ini yang ingin kau berikan kepadaku ???Sepertinya kau itu belum dewasa ya Choi Minho !!! sekarang biarkan aku yang mengajarimu !!!” Ucap Yuri membuat Minho bingung. Tiba-tiba Yuri menari jaket Minho dan Chu~~ Yuri mencium Minho.

__THE END__

Special Story~~

“Minho-ya didepan Taemin atau Kibum atau yang lainya jangan hanya memanggil namaku saja, kau tahu aku itu 2 tahun lebih tua darimu jadi panggil aku Noona arasso !!!” P

“Shirooo… kalau aku memanggilmu Noona, semua orang akan berfikir aku ini dogsaengmu Yuri-ya~~”

“Yaaaa… kau ini benar-benar menyebalkan !!!”

“Mianhe Yuri-Ya~~”

“Kyaaaa… jangan panggil begitu !!!”

“Yuri-ya~~ Yuri-ya~~ Yuri-ya~~

END.

>>THANKS FOR READING AND DON’T BE SILENT READER<<